Politikus PDIP Pastikan Presiden Jokowi Tak Promosikan Capres Tertentu

2 menit baca

Jakarta– Politikus PDIP sekaligus Wakil Koordinator Relawan Ganjar, Adian Napitupulu meyakini Presiden Joko Widodo (Jokowi) tak akan mempromosikan Capres tertentu.

Menurut Adian, Jokowi tetap harus menempatkan diri yang saat ini masih menjadi presiden meski dirinya juga merupakan anggota partai PDIP.

“Sampai kapan pun Jokowi tidak akan memberikan arahan memilih calon presiden (capres) tertentu kepada para relawannya. Sampai kapan pun,” ujar Adian dalam acara ‘Political Show’ yang disiarkan melalui CNNIndonesia TV, Senin (15/5/23) malam.

Adian mengatakan sebagai warga negara dan anggota partai, Jokowi pasti mempunyai pilihan capres tersendiri.

Namun, Jokowi hanya bisa mengekspresikan pilihannya itu di tempat pemungutan suara (TPS) ketika hari pemilu berlangsung.

“Seharusnya relawan Jokowi tidak menarik-narik mantan Wali Kota Solo itu untuk urusan capres karena tidak etis,” imbuh Adian.

Adian mengatakan para relawan tak bisa memaksa Jokowi untuk memberi arahan.

Jika tetap memaksa, kata Adian, maka para relawan itu sedang menjerumuskan Jokowi yang kini masih memiliki tanggung jawab sebagai presiden.

“Pernyataan-pernyataan mereka ini menjebak. Jokowi tidak boleh ditarik-tarik ke situ,” terang Adian.

Di sisi lain, Adian meyakini meski Jokowi tak akan memberikan arahan, 95 persen dari 300 relawan yang aktif akan mendukung capres dari PDIP Ganjar Pranowo.

Adian menilai sekitar 3 persen relawan belum menentukan sikap, sebab mereka terpecah ada yang pro Ganjar, pro Musra, dan pro Jokowi tiga periode.

“Itu juga harus kita pahami, tapi tidak apa-apa, itu dinamika mereka,” tegas Adian.

Sebelumnya, Jokowi mengaku akan memberi kesempatan kepada partai-partai menyelesaikan proses koalisi Pilpres 2024 sebelum ia mengumumkan satu nama capres hasil relawan Musra.

Jokowi menerima tiga nama dengan suara tertinggi yakni Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo, dan Airlangga Hartarto. Namun, pada kesempatan itu Jokowi belum mau mengungkap satu nama pilihannya.

“Jadi saya terus terang ini harus kita berikan waktu kepada partai atau gabungan partai untuk menyelesaikan urusan capres dan cawapres seperti apa,” ujar Jokowi.(cnn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *