Tradisi Pakai Baju Baru di Hari Raya Idulfitri Ternyata dari Zaman Nabi

2 menit baca

Satujuang.com– Tradisi memakai baju baru saat Hari Raya Idulfitri telah menjadi bagian penting dari budaya masyarakat muslim.

Tak hanya di Indonesia, ternyata tradisi ini juga di lakukan di berbagai negara Muslim di seluruh dunia.

Lantas, bagaimana sejarah tradisi baju baru lebaran

Meskipun tidak ada catatan sejarah pasti tentang asal usul tradisi memakai baju baru lebaran, beberapa sumber mengatakan bahwa tradisi ini berasal dari praktik kaum Arab pada zaman Nabi Muhammad SAW.

Alasan orang Arab berbelanja sebelum Idulfitri berkaitan dengan ajaran Islam yang menganjurkan seorang Muslim harus tampil sebaik mungkin di hari Idulfitri.

Diantaranya mengenakan pakaian baru, wangi dan memotong rambut.

Dilansir dari scoop empire, tradisi ini telah berlangsung sejak awal berdirinya Islam 1.400 tahun yang lalu.

Tradisi membeli baju baru sebelum lebaran juga terjadi di Mesir bahkan pakaian baru yang dikenakan untuk Idulfitri disebut ‘pakaian Idulfitri’.

Sehingga tidak jarang ditemukan beberapa orang yang bercanda menanyakan “apakah ini sudah Idulfitri” ketika melihat teman mereka membeli baju baru.

Banyak dari umat Muslim akan merayakan Idulfitri dengan berdandan dan mengenakan pakaian terbaik mereka untuk pergi keluar dan bertemu dengan teman atau sanak saudara.

Nabi Muhammad (SAW) sendiri dikenal mengenakan jubah terbaiknya pada hari Idulfitri.

Hal tersebut yang membuat para pengikutnya melakukan hal yang sama.

Perlu diketahui, setiap Budaya memiliki gaya dan selera berpakaiannya sendiri yang juga dapat berbeda dari satu orang ke orang lain sesuai dengan kesukaan mereka.

Sebagai contoh di Pakistan, pria dan wanita mengenakan pakaian tradisional mereka, Shalwaar Kameez. Di Indonesia, wanita mengenakan pakaian (Kebaya) dan hijab (Kerudung).

Namun, meskipun baju baru telah menjadi bagian penting dari budaya Idulfitri, kita harus selalu ingat bahwa baju baru hanyalah pelengkap dari tradisi yang besar ini.

Nilai dan makna sebenarnya dari Idulfitri adalah untuk merayakan kemenangan akhir Ramadan dan memperkuat ikatan kebersamaan dengan keluarga dan sahabat.

Dalam kesimpulannya, tradisi memakai baju baru saat Hari Raya Idulfitri memiliki sejarah yang panjang dan kaya.

Meskipun asal usulnya mungkin berasal dari zaman Nabi Muhammad SAW, namun seiring dengan perkembangan waktu, tradisi ini telah menjadi bagian penting dari budaya Idulfitri di Indonesia dan negara-negara Muslim lainnya. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *