Karimun – Mendekati Musyawarah Daerah (Musda) Lembaga Adat Melayu (LAM) Kabupaten Karimun pada Juli mendatang, direspon baik pengurus ditingkat kecamatan. Salah satunya dari Belat.
Kadir, Ketua LAM Kecamatan Belat, Datok Kadir, mengatakan jika rencana Musda yang akan dilaksanakan mendatang, diharapkan menjadi penentu arah dan tujuan lembaga adat tertinggi itu.
“Musda ini tentunya akan mengembalikan Lembaga ini pada AD/ART yang ada. Kami dari pengurus di kecamatan hingga saat ini risau dengan kekosongan selama tiga tahun belakangan ini,” ujarnya melalui seluler, Kamis malam (16/6/22).
Dirinya juga berharap, siapapun Pimpinan yang terpilih nantinya pada tingkat Kabupaten Karimun, dapat mengembalikan citra dan Marwah LAM sebagai pemilik wilayah adat, dan tidak ditarik menjadi alat politik.
“Siapapun yang terpilih dalam musda, harus mampu mengembalikan marwah LAM. Ingat!, LAM itu independen, tidak ada kaitannya dengan politik,” tegasnya.
Sebelumnya, Datok Kadir mengungkapkan, pengurus LAM yang tahu usai masa baktinya pada tahun 2019 silam, sempat mendatangi dirinya.
Kedatangan mereka pun disebut sebagai permintaan Bupati yang meminta penundaan musda hingga tahun 2024 mendatang.
“Iya, kemarin para sesepuh kita datang, tujuannya meminta tanda tangan kehadiran saat pertemuan beberapa minggu lalu di rumah dinas Bupati. Sekaligus menyampaikan “permintaan” Bupati agar musda ditunda sampai tahun 2024,” ungkap Datok Kadir.
“Disitu kami tegaskan lagi, jika rencana musda sudah diputuskan pengurus LAM Kepri pada Juli mendatang. Permintaan Bupati tentu kita hargai dan pertimbangkan, namun, musda adalah jalan terbaik,” tandasnya.
Ia beserta pengurus LAM kecamatan lainnya mengaku resah karena kekosongan kepengurusan sejak tahun 2019 silam. Terlebih terkait legalitas mereka saat ini.
“Sebagai pengurus tingkat kecamatan, kami was-was juga. Bagaimana legalitas kami di kecamatan, Sementara, kepengurusan di Kabupaten Kosong. Dengan musda ini, tentunya kami dapat kepastian sebagai pengurus LAM ditingkat kecamatan,” terangnya.
Sebelumya diberitakan, Ketua LAM Kepri, Datok Abdul Razak mengatakan jika Musda tingkat Kabupaten Karimun akan dilaksanakan pada bulan Juli ditahun ini.
“Alhamdulillah, tidak ada masalah. Musda akan dilakukan pada Juli tahun 2022 mendatang. Senin saya akan berkunjung ke Karimun,” terangnya via seluler, Rabu siang (15/6).
Ia juga mengatakan jika kekosongan kepengurusan LAM di Karimun sudah cukup lama, dan harus disegerakan.
“Berakhirnya masa kepengurusan LAM Karimun sudah cukup lama, dan sudah tidak bisa ditunda. Tidak bisa juga di undur tahun 2024. Insha’allah, bulan depan,” ucapnya. (Esp)











