Syahrul Alim, Segera Gelar Raker Kejar Penetapan Anggaran APBD 2026

Satujuang, Blitar- Ketua DPRD Blitar, dari Syahrul Alim, mendesak percepatan rapat kerja untuk mengejar penetapan anggaran APBD 2026, menyusul pembahasan proyek strategis kota saat memimpin Rapat Paripurna di Ruang Graha Paripurna DPRD Kota Blitar.

Dalam rapat tersebut, disampaikan tanggapan Wali Kota Blitar mengenai pembangunan proyek strategis seperti sirkuit dan pengolahan sampah, Senin (17/11/25).

“Walikota Blitar tadi sudah menyampaikan bahwa pembangunan pembangunan ke depan harus berdasarkan kebutuhan yang memang harus tercukupi,” jelas Syahrul Alim pada awak media.

Syahrul Alim menjelaskan, pembangunan harus melalui analisis mendalam terkait beban operasional dan potensi penghasilan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Blitar.

“Ini pembahasan di tingkat badan anggaran dan TAPD kita berharap tanggal 25 November sudah paripurna penetapan anggaran karena secara aturan batasan 30 hari sebelum akhir tahun anggaran 2025,” tegasnya.

Selain itu Syahrul Alim juga mengucapkan selamat kepada Pemerintah Kota Blitar.

Pada Peringatan Hari Ayah Nasional, 12 November, Pemkot Blitar dinobatkan sebagai salah satu dari lima daerah terbaik se-Indonesia dalam kategori penurunan angka stunting.

“Prestasi yang diraih oleh kota Blitar merupakan pengakuan dari pemerintah pusat atas kinerja luar biasa yang telah dilakukan oleh seluruh jajaran mulai dari tingkat kota hingga kader kader posyandu di lapangan dalam menekankan angka prevalensi stunting secara signifikan,” tandasnya.

Menurut Syahrul Alim, Pemerintah Kota Blitar juga meraih empat penghargaan pada Forum Ekosistem Pemerintah Digital Jawa Timur.

Tiga penghargaan di antaranya diraih dalam ajang Jatim Publik Relation Awards (JPRA).

Penghargaan tersebut meliputi terbaik pertama kategori video kreatif, terbaik ketiga kategori media sosial, dan terbaik ketiga kategori audio visual.

“Selain itu, Pemkot Blitar juga menerima SATA” (Satu Data) Awards atas sebagai terbaik kelima Provinsi Jawa Timur atas komitmen dalam Pengelolaan Data yang terintegrasi dan transparan,” pungkasnya.  (Herlina/ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *