Sorotan Tajam Proyek Dapur MBG Seluma: K3 Diabaikan, Jurnalis Dilarang Meliput!

Satujuang, Seluma- Pembangunan dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Seluma menuai sorotan tajam karena dugaan pengabaian standar K3. Proyek di kawasan Simpang Enam, Kabupaten Seluma, ini juga terkesan menutup diri dari peliputan media.

Berdasarkan pantauan di lokasi Kelurahan Talang Saling, sejumlah pekerja konstruksi terlihat beraktivitas tanpa mengenakan alat pelindung diri (APD) yang memadai. Padahal, proyek ini ditargetkan rampung pada 28 Januari 2026 mendatang.

Selain persoalan keselamatan kerja, pihak pengelola pembangunan juga diduga berupaya menghalangi tugas jurnalistik.

Pengawas Lapangan, Firli, melarang awak media mengambil foto untuk kepentingan pemberitaan di area dalam proyek.

Ia berdalih bahwa peliputan di area tersebut belum mengantongi izin dan hanya memperbolehkan pengambilan gambar dari luar pagar.

Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa proyek ini dikerjakan oleh PT Adhi Beyond Construction, sebuah perusahaan asal Jakarta.

Dengan masa kerja hanya 40 hari, tekanan terhadap durasi pengerjaan diduga menjadi alasan aspek K3 terabaikan di lapangan.

Koordinator Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Seluma, Reno Finarta Wahyu, menjelaskan saat ini terdapat 14 titik dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang sedang dalam tahap persiapan dan pembangunan.

Lokasi tersebut tersebar mulai dari Rawah Indah, Tawang Rejo, hingga wilayah Sakaian. Khusus di atas lahan milik pemerintah daerah, terdapat tiga titik utama yakni di Bukit Peninjauan Dua, Kembang Mumpo, dan Simpang Enam Seluma.

“Kami terus memantau progres pembangunan. Pengelola sudah diminta memastikan seluruh persyaratan dipenuhi, baik dari spesifikasi bangunan maupun aspek teknis lainnya sesuai ketentuan,” jelas Reno, Sabtu (17/1/26).

Reno menambahkan bahwa hingga saat ini sudah ada lima unit SPPG yang beroperasi dan telah dinyatakan sesuai spesifikasi.

Ia menegaskan pemantauan ketat akan tetap dilakukan terhadap proyek yang masih berjalan, termasuk memastikan kepatuhan terhadap aturan keselamatan kerja dan K3. (Rls)

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *