Satujuang, Rejang Lebong- Gubernur Bengkulu Helmi Hasan menegaskan Rejang Lebong menjadi prioritas pembangunan pusat saat Safari Subuh di Masjid Baiturrahman, Desa Samberejo, Selupu Rejang.
Kegiatan Safari Subuh tersebut berlangsung khidmat di Masjid Baiturrahman, Desa Samberejo, Kecamatan Selupu Rejang, Jumat (27/2/26).
Sejak sebelum azan, jemaah dari berbagai desa telah memenuhi saf masjid.
Acara ini bukan hanya ibadah berjemaah, tetapi juga menjadi ajang silaturahmi. Gubernur Helmi Hasan menyampaikan program pembangunan langsung kepada masyarakat.
Bupati Rejang Lebong, Fikri Thobari, melaporkan manfaat program Pemprov Bengkulu. Program tersebut meliputi jalan mulus, ambulans gratis, dan cetak sawah baru.
“Alhamdulillah, jalan mulus sudah mulai dinikmati hingga pelosok. Ambulans kini tersedia di setiap kecamatan,” sampai Fikri.
Program cetak sawah baru seluas 604 hektare di Tanjung Gelang juga telah berjalan.
“Cetak sawah baru di Tanjung Gelang seluas 604 hektare juga sudah berjalan,” imbuhnya.
Dalam arahannya, Gubernur Helmi Hasan menegaskan Rejang Lebong mendapat perhatian khusus. Daerah ini menjadi salah satu prioritas pemerintah pusat.
“Rejang Lebong termasuk daerah yang dipercaya untuk pembangunan Sekolah Garuda,” tegas Helmi.
Ia menambahkan bahwa hanya dua daerah di Sumatra yang memperoleh kepercayaan tersebut.
Sekolah Garuda adalah program SMA unggulan berasrama. Ini merupakan inisiatif Presiden Prabowo Subianto untuk mencetak generasi unggul.
Program ini bagian dari Hasil Terbaik Cepat (PHTC) menuju Indonesia Emas 2045. Fokusnya pada sains dan teknologi.
Pembangunan Sekolah Garuda direncanakan mulai 2026 di Desa Mojorejo, Kecamatan Selupu Rejang. Target operasinya adalah tahun 2027.
“Rejang Lebong ini daerah kesayangan Presiden. Sekolah Garuda sebagai program unggulan akan berdiri di sini,” jelas Helmi.
Kata Helmi, ini bukti Presiden percaya banyak anak berprestasi. “Ini bukti beliau percaya dan yakin banyak anak berprestasi di daerah ini,” tandasnya.
Komitmen peningkatan kualitas pendidikan diperkuat dukungan beasiswa. Pemkab menyiapkan Rp1 miliar, dan Pemprov Rp5 miliar.
Dana ini bertujuan membantu anak-anak Bengkulu meraih pendidikan terbaik. Ini menunjukkan perhatian serius terhadap masa depan.
Di bidang infrastruktur, Gubernur memastikan pembangunan jalan tetap prioritas. Proyek ini akan dilanjutkan tahun ini.
Bantuan ambulans gratis tahun lalu berjumlah 15 unit. Jumlah ini akan ditambah 15 unit lagi pada tahun depan.
Program cetak sawah juga akan diperluas. Rejang Lebong dinilai sangat potensial untuk pengembangan pertanian.
“Untuk itu, Pemerintah Provinsi menaruh perhatian lebih terhadap daerah ini,” tegas Helmi Hasan.
Dalam pesan moralnya, Gubernur mengajak masyarakat saling peduli. Ia menekankan pentingnya membantu tetangga yang kesulitan.
“Jangan ada warga yang tidak memiliki listrik,” ujar Helmi. Ia meminta masyarakat melaporkan jika ada tetangga yang belum berlistrik.
“Anak yatim juga harus kita perhatikan dan santuni bersama,” pungkasnya.
Safari Subuh ini dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni. Turut hadir Wakil Bupati Rejang Lebong, Hendarii.
Unsur Forkopimda provinsi dan kabupaten juga hadir. Acara ini turut dihadiri tokoh masyarakat dan jemaah setempat. (RlsKominfo)











