Lebong, satujuang.com-Kapolsek Rimbo Pengadang, Ipda Sunarto, menggelar koordinasi bersama seluruh kepala desa se-Kecamatan Rimbo Pengadang dan Kecamatan Topos di Kantor Polsek Rimbo Pengadang, Selasa (12/5/26).
Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus mempererat hubungan antara kepolisian dengan pemerintah desa dan kecamatan. Pertemuan tersebut juga dihadiri Camat Rimbo Pengadang, Adnan Hori, serta Camat Topos beserta jajaran.
Ipda Sunarto menyampaikan, koordinasi dilakukan karena dirinya baru sekitar 20 hari bertugas sebagai Kapolsek Rimbo Pengadang. Menurutnya, pertemuan ini penting agar terjalin komunikasi yang baik dengan seluruh unsur pemerintahan di tingkat desa.
“Sebagai pejabat baru, saya ingin bersilaturahmi dan memperkenalkan diri kepada seluruh kepala desa. Kami berharap hubungan yang baik ini dapat memperkuat kerja sama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” ujar Sunarto.
Ia menegaskan, sinergi antara kepolisian, pemerintah kecamatan, dan pemerintah desa sangat dibutuhkan untuk menyukseskan program kepolisian, khususnya pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di tingkat desa.
Selain itu, pihak kepolisian siap mendukung berbagai program pembangunan yang telah direncanakan pemerintah desa dan kecamatan agar dapat berjalan dengan aman, tertib, dan sesuai aturan.
“Kami juga mendukung program prioritas pemerintah, termasuk ketahanan pangan yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia. Program ini membutuhkan kolaborasi semua pihak agar hasilnya maksimal dan memberi manfaat bagi masyarakat,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, para kepala desa turut menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi di wilayah masing-masing. Mulai dari keamanan lingkungan, penyelesaian konflik sosial, hingga konsultasi terkait regulasi dalam pelaksanaan program desa.
Camat Rimbo Pengadang, Adnan Hori, menyambut baik inisiatif Kapolsek Rimbo Pengadang yang mengundang seluruh kepala desa untuk berdiskusi secara langsung.
Menurutnya, kegiatan seperti ini sangat penting untuk membangun komunikasi yang intensif antara pemerintah desa dengan aparat penegak hukum.
“Dengan adanya koordinasi ini, kepala desa dapat lebih dekat dengan aparat penegak hukum dan memiliki ruang untuk berkonsultasi terkait regulasi. Hal ini penting agar pelaksanaan program desa berjalan sesuai ketentuan dan tidak menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari,” ujar Adnan.
Ia berharap kegiatan serupa dapat dilakukan secara rutin agar sinergi antara pemerintah desa, kecamatan, dan kepolisian semakin kuat dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Pertemuan berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kehangatan. Seluruh peserta berkomitmen untuk terus menjaga koordinasi dan memperkuat kerja sama demi terciptanya situasi yang aman, kondusif, serta mendukung percepatan pembangunan di Kecamatan Rimbo Pengadang dan Kecamatan Topos. (red).











