Jelang Musda Golkar Seluma, Sosok Heru Saputra Jadi Magnet Kuat di Bursa Calon Ketua

✍️ Raghmad

Perkiraan Waktu Baca: 2 menit

Satujuang, Seluma- Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Seluma mulai mematangkan langkah menuju Musyawarah Daerah (Musda) yang dijadwalkan pada akhir Januari 2026.

Di tengah persiapan teknis organisasi, nama mantan Ketua Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Provinsi Bengkulu, Heru Saputra, kini mencuat sebagai kandidat paling diperhitungkan untuk memimpin Beringin di Kabupaten Seluma.

Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Seluma, Raharjo Sudiro, dalam rilis yang diterima redaksi Sabtu (10/1/26) mengungkapkan bahwa rapat internal telah digelar untuk membentuk panitia pelaksana.

Namun, dinamika yang paling menarik perhatian adalah munculnya figur-figur potensial yang akan bertarung memperebutkan kursi ketua.

Meski bursa calon diramaikan oleh nama-nama seperti Samsul Aswajar, Viktor Reinaldo, Yulian Iswandi, hingga Rizkan yang merupakan anggota DPRD Seluma, nama Heru Saputra dinilai memiliki daya tawar yang berbeda.

Sebagai mantan nakhoda AMPG Provinsi Bengkulu, Heru dianggap memiliki kapasitas dalam mengonsolidasi barisan muda dan memiliki pemahaman mendalam terhadap struktur internal partai.

Pengalaman Heru di organisasi sayap partai tersebut menjadikannya figur yang dianggap mampu membawa energi baru bagi Golkar Seluma.

Rekam jejaknya yang panjang di level provinsi menjadi modal kuat untuk merangkul para pimpinan kecamatan (PK) di tingkat akar rumput.

“Untuk kandidat Ketua DPD Golkar Seluma saat ini memang ada beberapa nama yang mencuat. Semua yang mencalonkan diri tersebut memenuhi syarat,” ujar Raharjo Sudiro.

Raharjo menegaskan bahwa tantangan utama semua kandidat adalah membuktikan kekuatan basis dukungan mereka.

Sesuai aturan partai, setiap calon diwajibkan mengantongi minimal 30 persen dukungan dari pemilik suara, terutama dari pimpinan kecamatan.

“Tinggal bagaimana nanti para calon ketua bisa menarik simpati dan dukungan dari pimpinan kecamatan. Calon ketua harus mendapatkan dukungan minimal 30 persen,” tambah Raharjo.

Hingga saat ini, bursa calon masih didominasi oleh kader-kader tulen Golkar. Meskipun peluang bagi non-kader tetap terbuka melalui mekanisme diskresi DPP, sejauh ini belum ada figur luar yang muncul.

Musda Golkar Seluma diprediksi akan berlangsung dinamis.

Kehadiran Heru Saputra sebagai “kuda hitam” yang berpengalaman di organisasi sayap diyakini akan mengubah peta persaingan dan menjadi magnet bagi para pemilik suara yang menginginkan penyegaran kepemimpinan di Kabupaten Seluma. (Red)

Tag:

Dapatkan berita pilihan kami langsung di handphone-mu! Follow akun sosial media Satujuang.com di:
👉 Google News: Klik Disini
👉 WhatsApp Channel: Klik Disini
👉 Halaman Facebook: Klik Disini

Tinggalkan Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom bertanda * wajib diisi.