Gerakan Lingkungan Usin Sembiring Menyebar, Terus Meluas Hingga ke Semua Sudut Kota Bengkulu

Perkiraan Waktu Baca: 2 menit

Satujuang, Bengkulu- Gerakan pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang diinisiasi Anggota DPRD Provinsi Bengkulu, Usin Abdisyah Putra Sembiring SH, kini semakin meluas hingga ke berbagai sudut Kota Bengkulu.

Terbaru, Usin hadir langsung di Kelurahan Panorama, Kota Bengkulu, untuk memberi semangat kepada emak-emak RT 29 yang sedang belajar dan mempraktikkan pengelolaan sampah rumah tangga, Selasa (9/12/25).

Kehadiran Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu, Usin Sembiring ini, membuat suasana kegiatan semakin meriah.

Usin mengapresiasi antusiasme warga yang tidak hanya belajar memilah sampah, tetapi juga membentuk Bank Sampah sebagai sarana menabung sampah yang tidak dapat diolah kembali.

“Bahagia bersama emak-emak RT 29 Panorama yang mau dan bersemangat belajar serta praktik mengelola sampah dari rumah. Mereka juga membentuk Bank Sampah untuk menampung sampah yang tidak bisa dikelola lagi menjadi tabungan,” ujar Usin.

Usin menegaskan bahwa program pengelolaan sampah yang ia inisiasi tidak bersifat seremonial. Ia terus memantau perkembangan kegiatan melalui laporan rutin dari kelompok warga dan pengurus Bank Sampah Unit (BSU), meskipun tidak selalu hadir di lapangan.

Keseriusan Usin ditunjukkan dengan menggandeng Yayasan Sehati Bengkulu sebagai mitra pelaksana program.

Para pelatih dari yayasan tersebut secara aktif memberikan pendampingan dan pelatihan kepada emak-emak, mulai dari pengolahan sampah organik menjadi kompos, eco enzyme, hingga daur ulang sampah plastik menjadi produk kreatif bernilai ekonomi.

Selain pengelolaan sampah, program ini juga dikombinasikan dengan kegiatan budidaya lele menggunakan sistem bioflok.

Usin bahkan menerima laporan perkembangan harian dari pengurus BSU di sejumlah kelurahan.

“Program ini kami rancang agar sampah selesai di rumah, sekaligus memberi nilai tambah ekonomi bagi keluarga,” katanya.

Gerakan ini mendapat apresiasi dari warga di berbagai wilayah, salah satunya dari RT 06 Kelurahan Pagar Dewa.

“Kebersamaan itu indah saat dijalani. Ketua RT bersama emak-emak RT 06 sangat bersemangat dan antusias belajar daur ulang sampah organik dan anorganik,” ujar Efrian Gunawan, warga setempat.

Minggu pertama Desember 2025, kegiatan pengelolaan sampah yang didorong Usin tercatat berlangsung di puluhan RT dan kelurahan.

Lokasi-lokasi tersebut di antaranya: Tengah Padang, Lempuing, Tanjung Jaya, Kandang, Sawah Lebar, Nusa Indah, Kampung Bali, Sidomulyo, Penurunan, Betungan, Pagar Dewa dan Bumi Ayu.

Dari kegiatan tersebut, sejumlah kelompok warga berhasil membentuk Bank Sampah Unit dan mulai memproduksi hasil olahan sampah rumah tangga.

Usin berharap gerakan ini dapat menjadi solusi konkret persoalan sampah di Kota Bengkulu. Selain itu, gerakan ini diharapkan memperkuat peran ibu rumah tangga sebagai motor perubahan di lingkungan masing-masing. (Adv/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *