Satujuang, Kepahiang- Seorang pedagang es krim di Kepahiang, Yosep, meninggal dunia setelah mengalami luka tusuk serius di sejumlah bagian tubuhnya.
Ia dinyatakan wafat saat menjalani perawatan intensif di RSUD Kepahiang pada Senin (16/3/26) sekitar pukul 18.15 WIB.
Direktur RSUD Kepahiang, Febi Nursanda, membenarkan kabar duka tersebut.
Korban sempat mendapatkan penanganan medis intensif dari tim rumah sakit setelah dilarikan dari lokasi kejadian.
“Ya, korban dinyatakan wafat sekitar pukul 18.15 WIB setelah sempat mendapatkan penanganan medis,” ujar Direktur RSUD Kepahiang, Febi Nursanda.
Febi Nursanda menjelaskan, korban mengalami sejumlah luka robek akibat tusukan senjata tajam di berbagai bagian tubuh.
Luka-luka tersebut meliputi bagian perut sedalam sekitar 2 cm, dada kiri sepanjang 6 cm, dan bahu kiri sepanjang 8 cm.
Terdapat juga luka robek di bagian ketiak kiri sekitar 2 cm. Selain itu, ditemukan luka robek di atas tulang rusuk kiri sepanjang 1,5 cm.
Luka lain juga teridentifikasi pada dada kanan bawah sepanjang 5 cm dan dada kanan atas sekitar 7 cm.
“Korban mengalami sejumlah luka tusuk, bahkan lebih dari lima tusukan yang terdapat di tubuh korban,” tegas Febi Nursanda.
Peristiwa penikaman tragis ini terjadi di depan Toko Duta Gallery.
Lokasi kejadian berada di Jalan Lintas Kepahiang menuju Rejang Lebong, Kelurahan Dusun Kepahiang.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula saat Yosep mendatangi terduga pelaku berinisial AM.
AM diketahui merupakan karyawan Yosep dalam usaha berjualan es krim dan balon udara. Setibanya di lokasi, Yosep turun dari kendaraannya.
Ia diduga hendak memukul AM yang saat itu sedang memegang pisau untuk memotong pipa balon.
Yosep juga disebut sempat mencekik leher pelaku. Diduga karena terdesak, AM langsung menusuk Yosep dari belakang.
Penusukan dilakukan menggunakan pisau yang sedang dipegangnya.
Setelah mengalami beberapa tusukan, Yosep sempat berusaha menyelamatkan diri.
Ia masuk ke dalam Toko Duta Gallery sebelum akhirnya dilarikan ke rumah sakit. Sementara itu, pelaku AM langsung meninggalkan lokasi kejadian.
Saat ini, terduga pelaku AM telah diamankan di Mapolres Kepahiang. Ia masih menjalani pemeriksaan oleh penyidik Satreskrim Polres Kepahiang.
Proses hukum lebih lanjut akan dilakukan terhadap AM. (Red/BT)











