Kota Bengkulu – Jalan aspal di tengah Kota Bengkulu, tepatnya simpang empat Kampung Bali hari ini mulai diperbaiki oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Bengkulu.
Kondisi jalan yang rusak pada jalan ini, sempat hangat diperbincangkan oleh berbagai kalangan.
Bahkan sempat dipasang spanduk sindiran di tengah jalan tersebut. Menurut kabar, spanduk diapasang oleh BEM Fakultas Hukum Universitas Bengkulu.
Menurut keterangan Plt Kepala Dinas PUPR Provinsi Bengkulu, Tejo Suroso, hari ini alat sampai dan langsung dilakukan pengerukan.
“Akan dilakukan pemasangan gorong-gorong, diperkirakan akan dilakukan selama dua hari, di mana akan dilakukan 2 tahap hari ini dikerjakan pada bagian badan jalan yang mengarah ke jalan Sukamerindu,” ujar Tejo saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Sabtu (27/8/22).
Dirinya mengimbau agar masyarakat yang akan melintasi jalanan tersebut untuk berhati-hati karena saat ini arus lalu lintas terpantau macet.
Diperkirakan pekerjaan akan selesai selama dua minggu atau sampai pertengahan September.
“Secara keseluruhan pengerjaan ditarget selesai pertengahan September, dengan anggaran yang dikeluarkan sebesar Rp 200 juta,” jelasnya.
Tejo Suroso mengungkapkan, pekerjaan jalan ini sebenarnya sudah direncanakan berjalan sejak sepekan lalu.
Namun dengan kondisi solar yang langka berimbas pada operasional pengerjaan yang molor.
“Rekan-rekan kontraktor mengaku ada kendala di operasional. Sejak beberapa hari mereka susah mendapatkan solar sehingga pekerjaannya baru bisa dimulai hari ini,” tutupnya. (Red/Beritaterbit)






