Karimun – Hujan lebat yang melanda Pulau Karimun besar, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, Minggu pagi (25/6/22) merendam sejumlah titik pemukiman masyarakat.
Salah satu wilayah yang terendam banjir terparah dalam kurun 30 tahun terkahir yakni Kolong Atas, RT 06, RW 02, kelurahan Sungai Lakam Barat, Kecamatan Karimun.
“Hujan mulai jam 06.30 sampai jam 10.00 WIB, dan merendam semua rumah sampai selutut kaki orang dewasa,” keluh Syahril (45), warga kolong atas.
Banjir kali inipun dianggap terparah dalam kurun 30 tahun terakhir. Hal ini disebabkan air kiriman dari Batu lipai serta kapasitas gorong-gorong yang tak mampu menampung debit air.
“Hujan merata, parit itu kecil, mampet, tak mampu lagi menampung, makanya meluap. Ini yang paling parah dalam 30 tahun terkahir,” ujar Samsudin, Ketua RT 06.
Selain wilayah kolong, banjir juga merendam puluhan rumah di wilayah belakang Orari, kolong bawah, dan peliput, terutama wilayah tepian laut.
Dari pengakuan warga sekitar, hingga hari ini, tidak ada satupun pihak pemerintah daerah yang melakukan normalisasi parit.
“Sudah lama gak dibersihkan itu parit. Paritnya semakin dangkal karna endapan lumpur dan tanah yang terbawa dari proyek perumahan,” ungkapnya. (hen/Esp)






