Bengkulu – Intensitas hujan tinggi yang melanda kabupaten Kepahiang Provinsi Bengkulu beberapa pekan terakhir.
Bukan hanya itu, bahkan diketahui kondisi ini mengakibatkan sejumlah bencana yang terjadi mulai dari angin puting beliung, longsor, banjir dan pohon tumbang.
Menyebabkan rumah Supriyanto warga RT 2 Kelurahan Dusun Kepahiang tak kurang dari 6 x 5 meter ini lantai rumahnya menjadi ambruk, kejadiian tersebut diawali dengan genangan air yang memasuki rumah.
“Mungkin karena genangan air, pondasi rumah ini ambruk sedalam 1, 5 meter,” ungkap Supriyanto.
Beruntung, saat kejadian tanah longsor yang mengakibatkan lantai rumahnya ambruk pada malam hari tersebut tidak ada korban jiwa.
Selain lantai rumah, dinding kedua kamar rumah Supriyanto rusak. Pihaknya juga telah melaporkan kejadian tersebut kepada pemerintah yakni BPBD Kabupaten Kepahiang.
“Setelah kejadian kami lapor BPBD, dan sudah didatangi,” ungkap Supriyanto.
Lebih lanjut disampaikannya, atas musibah bencana alam yang dialaminya, ia berharap kepada pemerintah untuk memberikan bantuan untuk memperbaiki kembali.
“Untuk memperbaiki kerusakan tersebut kami harus menimbun lobang dengan tahan kuran lebih 3 truk, selain itu tembok yang rusah 2 kamar juga harus dibangun kembali,” ujar Supriyanto. (Bt)











