Jakarta, Satujuang.com – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Presiden Prabowo Subianto yang menunjuk BSI sebagai salah satu perbankan penyedia rekening bagi masyarakat guna memperkuat inklusi dan literasi keuangan nasional.
Direktur Utama BSI, Anggoro Eko Cahyo, menyatakan kesiapannya menjalankan arahan pemerintah dengan memperluas akses layanan keuangan syariah yang mudah, modern, dan inklusif.
“Tentu bagi kami ini merupakan dorongan untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan yang aman, modern, dan inklusif,” ujar Anggoro Eko Cahyo, Selasa (8/9/26).
Penunjukan tersebut sebelumnya disampaikan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto usai rapat di Istana Negara pada Senin (7/9).
Pemerintah menyiapkan dua bank Himbara, salah satunya BSI, untuk memfasilitasi pemilikan rekening perbankan bagi seluruh lapisan masyarakat.
Guna menopang kebijakan nasional ini, BSI mengandalkan kekuatan 1.130 kantor cabang di seluruh Indonesia, kemudahan pembukaan rekening secara daring (online on-boarding) melalui aplikasi BYOND by BSI, serta jangkauan 134 ribu BSI Agen di pelosok daerah.
Hingga Juni 2026, BSI mencatatkan kinerja keuangan yang solid dengan pembukuan laba bersih mencapai Rp4,16 triliun, atau tumbuh 11 persen secara tahunan (year-on-year).
Basis nasabah BSI juga terus meluas hingga menembus 24,3 juta pelanggan, bertambah 9,84 juta nasabah sejak merger dilakukan pada tahun 2021 lalu.
Selain itu, BSI terus memperkuat keunikan layanannya melalui kepemilikan dual license, yakni Sharia License dan Bullion License (Bank Emas), serta aktif menjadi agen penyalur bantuan sosial (bansos) tunai dari pemerintah.
“BSI siap melayani sepenuh hati seluruh segmen nasabah hingga pelosok negeri. Ke depan kami terus meningkatkan literasi agar dana masyarakat dapat dimanfaatkan secara bijak untuk investasi masa depan,” pungkas Anggoro. (Red)












