Lebong, Satujuang.com – Aktivitas pembangunan mulai terlihat di lingkungan SDN 09 Lebong. Sejumlah ruang belajar yang selama ini membutuhkan perbaikan kini direhabilitasi melalui bantuan dana rehabilitasi (repit) sebesar Rp971 juta dari Kementerian Pendidikan yang disalurkan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lebong.
Kepala SDN 09 Lebong, Hermayulis, S.Pd.I, mengatakan pekerjaan telah berlangsung sekitar satu bulan dan ditargetkan selesai pada akhir November 2026. Seluruh proses pembangunan dilaksanakan secara swakelola oleh pihak sekolah.
“Bantuan ini kami gunakan untuk merehabilitasi ruang kelas 1 sampai kelas 6, WC, ruang kepala sekolah, serta ruang guru. Saat ini pekerjaan sudah berjalan sekitar satu bulan dan ditargetkan selesai pada akhir November nanti,” kata Hermayulis saat ditemui di SDN 09 Lebong, Senin (27/7/26).
Ia menjelaskan, rehabilitasi tersebut menjadi kebutuhan mendesak untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman, nyaman, dan layak bagi siswa maupun tenaga pendidik.
Saat ini SDN 09 Lebong memiliki 59 siswa dari kelas 1 hingga kelas 6. Dengan fasilitas yang lebih baik, pihak sekolah berharap kepercayaan masyarakat terhadap sekolah semakin meningkat sehingga jumlah peserta didik baru terus bertambah pada tahun ajaran berikutnya.
“Kami berharap setelah pembangunan selesai, minat orang tua untuk menyekolahkan anaknya di SDN 09 Lebong semakin tinggi karena sarana dan prasarana sekolah sudah jauh lebih baik,” ujarnya.
Hermayulis juga menyampaikan apresiasi kepada Bupati Lebong serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lebong yang telah memberikan perhatian kepada SDN 09 Lebong melalui program rehabilitasi tersebut.
Menurutnya, bantuan tersebut bukan sekadar memperbaiki bangunan sekolah, tetapi juga menjadi wujud komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan di Kabupaten Lebong.
Selain itu, ia mengajak komite sekolah, masyarakat, dan khususnya warga Desa Tunggang untuk bersama-sama mengawasi jalannya pembangunan. Dukungan masyarakat, terutama dalam menjaga keamanan material dan lokasi pekerjaan pada malam hari, dinilai sangat penting agar proses rehabilitasi berjalan lancar hingga selesai sesuai target.
“Dengan pengawasan dan dukungan dari masyarakat, kami optimistis pembangunan ini dapat selesai tepat waktu dan hasilnya benar-benar memberikan manfaat bagi sekolah serta generasi penerus di SDN 09 Lebong,” tutupnya. (ficky).











