Sediakan 900 Lowongan Kerja, Pemkab Blitar Gelar Job Fair 2026 Guna Tekan Angka Pengangguran

3 menit baca

Kabupaten Blitar, Satujuang.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) kembali menyelenggarakan Bursa Kerja atau Job Fair Tahun 2026.

Kegiatan yang dipusatkan untuk memperluas kesempatan kerja sekaligus mempertemukan para pencari kerja dengan dunia usaha dan industri ini dibuka langsung oleh Bupati Blitar, Rijanto, Kamis (25/6/26).

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari hingga Jumat (26/6/2026) ini dinilai menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) agar mampu beradaptasi dengan kebutuhan pasar kerja yang dinamis.

Dalam sambutannya, Bupati Blitar Rijanto menyampaikan bahwa ketersediaan lapangan pekerjaan dan kualitas SDM merupakan dua pilar penting yang saling berkaitan dalam mendorong kemajuan daerah.

Menurutnya, kompetensi dan kemampuan beradaptasi menjadi penentu utama bagi tenaga kerja di tengah perkembangan industri saat ini.

“Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Blitar berkomitmen untuk terus mendorong terciptanya kesempatan kerja yang lebih luas sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia agar semakin kompeten, produktif, dan mampu bersaing di berbagai sektor pekerjaan,” ujar Rijanto di sela-sela pembukaan acara.

Rijanto juga memaparkan perkembangan indikator ketenagakerjaan di Kabupaten Blitar berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS).

Tercatat, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Kabupaten Blitar pada tahun 2025 berada di angka 4,49 persen, atau mengalami penurunan dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 4,77 persen.

“Penurunan ini menjadi indikator bahwa sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dunia pendidikan, dan masyarakat telah berjalan dengan baik. Namun kita tidak boleh berpuas diri karena masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan bersama,” tambahnya.

Di lokasi yang sama, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Blitar, Ivong Berttyanto, menjelaskan bahwa agenda Job Fair 2026 ini diikuti oleh 43 perusahaan yang telah lolos proses seleksi dari total hampir 50 perusahaan yang mendaftar.

“Kuota awal sebenarnya 40 perusahaan karena keterbatasan lokasi. Namun yang mendaftar hampir 50 perusahaan sehingga setelah dilakukan seleksi, akhirnya ada 43 perusahaan yang ikut berpartisipasi,” urai Ivong.

Dari total peserta tersebut, sebanyak 12 perusahaan berasal dari luar wilayah Kabupaten Blitar, seperti Malang dan Surabaya, serta beberapa korporasi yang memiliki jaringan usaha berskala regional Jawa Timur.

Ivong menambahkan, total lowongan kerja yang tersedia dalam bursa kerja kali ini mencapai lebih dari 900 posisi.

Formasi tersebut dibuka secara luas mulai dari tingkat lulusan SMA atau SLTA sederajat hingga jenjang sarjana.

“Jumlah lowongan yang disediakan kurang lebih 900-an. Ada yang diperuntukkan bagi lulusan SMA atau SLTA sederajat dan ada juga beberapa formasi untuk lulusan sarjana,” ungkapnya.

Mengenai target penyerapan, pihak Disnaker tidak menetapkan angka mutlak secara spesifik. Kendati demikian, Job Fair ini diharapkan dapat menjadi instrumen nyata yang efektif untuk membantu menekan angka pengangguran terbuka serta mendorong keterserapan tenaga kerja lokal di berbagai sektor industri. (Satujuang/Herlina)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *