Lebong,Satujuang.com–Pemerintah Desa Sebelat Ulu, Kecamatan Pinang Belapis, membangun pelapis penahan tebing sungai atau bronjong di bantaran Sungai Seblat sebagai upaya mencegah abrasi yang semakin mengancam wilayah permukiman dan fasilitas umum desa.
Pembangunan bronjong tersebut merupakan hasil kesepakatan masyarakat melalui musyawarah desa. Langkah tersebut diambil karena derasnya arus Sungai Sebelat mulai mengikis tebing dan mendekati kawasan desa, sehingga dikhawatirkan dapat menimbulkan bencana yang lebih besar di kemudian hari.
Penjabat (Pjs) Kepala Desa Sebelat Ulu, Aris Febriyanto, mengatakan pembangunan bronjong menjadi salah satu prioritas desa pada tahun ini demi melindungi aset dan fasilitas umum yang berada di sekitar aliran sungai.
“Arus Sungai Sebelat saat ini sudah mulai mendekati kawasan desa. Jika tidak segera dilakukan penanganan, kami khawatir abrasi akan semakin parah dan berpotensi merusak fasilitas desa, terutama bangunan sekolah dasar yang berada tidak jauh dari lokasi sungai,” ujar Aris usai kegiatan penyaluran BLT di Balai Desa Sebelat Ulu, Selasa (9/6/26).
Menurutnya, pembangunan bronjong merupakan bentuk langkah antisipatif agar masyarakat tidak mengalami kerugian yang lebih besar akibat ancaman abrasi di masa mendatang.
“Pembangunan ini merupakan hasil musyawarah bersama masyarakat. Kami berharap keberadaan bronjong dapat memperkuat tebing sungai, mengurangi risiko abrasi, serta memberikan rasa aman bagi warga,” tambahnya.
Haris juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan mengawasi pembangunan yang dilaksanakan agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
“Kami berharap masyarakat ikut menjaga hasil pembangunan ini. Karena yang dilindungi bukan hanya lingkungan sekitar sungai, tetapi juga fasilitas umum yang menjadi kebutuhan bersama,” katanya.
Sementara itu, tokoh masyarakat Sebelat Ulu, Bukhari, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Desa Sebelat Ulu yang telah merespons kekhawatiran warga terkait ancaman abrasi sungai.
“Kami sangat berterima kasih kepada Pjs Kepala Desa yang telah memperjuangkan pembangunan bronjong ini. Selama ini masyarakat memang khawatir melihat kondisi sungai yang semakin mendekati kawasan desa,” ujar Bukhari.
Ia berharap pembangunan tersebut dapat memberikan perlindungan bagi lingkungan desa dan mencegah kerusakan fasilitas umum akibat gerusan arus sungai.
“Semoga bronjong yang dibangun ini benar-benar bermanfaat dan mampu menjaga desa dari ancaman abrasi. Kami sebagai masyarakat tentu siap mendukung dan menjaga hasil pembangunan ini bersama-sama,” tutupnya. (ficky).











