Blitar, Satujuang.com – Pantai Jolosutro merupakan salah satu destinasi wisata Perhutani yang menjadi unggulan di wilayah pesisir timur Kabupaten Blitar.
Secara administratif, lokasi objek wisata alam ini tepat berada di Desa Ringinrejo, Kecamatan Wates, Kabupaten Blitar.
Wakil Administratur KSKPH Blitar, Hermawan HS, menyampaikan informasi tersebut kepada reporter Satujuang, Senin (18/5/26).
“Pantai Jolosutro berjarak sekitar 45 Km dari pusat kota Blitar,” kata Hermawan mengenai aksesibilitas menuju lokasi.
Hermawan menjelaskan keindahan destinasi wisata Perhutani ini terletak pada perpaduan bukit, pasir hitam, pasir putih, serta rimbunnya pohon cemara.
“Wisata Pantai Jolosutro adalah salah satu wisata pantai yang cukup populer di Blitar,” jelasnya mengenai reputasi lokasi tersebut.
Fasilitas penunjang di sana meliputi area camping ground, wahana bermain anak, kuliner lokal, tempat parkir luas, hingga toilet bersih.
Objek wisata bahari ini dinilai sangat ideal dan representatif untuk dijadikan sebagai tempat rekreasi keluarga saat liburan.
“Saat ini masih eksis dan diminati oleh wisatawan lokal Blitar,” ungkap Hermawan mengenai tingkat kunjungan pelancong.
Pihak KPH Blitar berharap pengelola ke depan dapat terus menambah spot foto baru serta memperbaiki fasilitas yang rusak.
Langkah perbaikan tersebut dinilai sangat krusial sebagai bentuk mitigasi keselamatan bagi seluruh pengunjung yang datang berlibur.
Selain rekreasi, destinasi wisata Perhutani ini juga dikenal sebagai pusat kegiatan religi tahunan bagi umat Hindu se-Blitar Raya.
Setiap menjelang Hari Raya Nyepi, kawasan pesisir ini selalu dipadati warga untuk melaksanakan ritual upacara keagamaan Melasti.
Keberadaan destinasi wisata Perhutani ini terbukti berhasil mendongkrak roda perekonomian masyarakat yang tinggal di sekitar desa setempat.
Warga bisa memperoleh penghasilan tambahan dengan cara membuka usaha warung makan, area parkir, maupun jasa wisata lainnya.
Seorang pedagang lokal, Sugito, mengakui kehadiran objek wisata bentukan Perhutani ini sangat membantu pendapatan ekonomi keluarga mereka.
“Kedepan wisata Pantai Jolosutro semakin maju dan berkembang sehingga pengunjung lebih banyak,” harap pedagang tersebut dengan optimis.
Sebagai catatan penting bagi keselamatan, para pelancong diimbau tidak berenang karena karakteristik ombak pantai selatan sangat besar. (Herlina)











