Satujuang, Blitar- Anggota DPRD Kota Blitar Yohan Tri Waluyo menyoroti masalah banjir di Perumnas Pakunden dan kriteria beasiswa saat reses masa sidang 2025.
Reses tersebut dihadiri oleh pengurus PAC, Ranting se-Kecamatan Sukorejo, serta tim YKS yang telah mendukung Yohan Tri Waluyo menjadi anggota DPRD Kota Blitar selama tiga periode.
“Ini merupakan reses yang ketiga,” ujar Yohan Tri Waluyo usai kegiatan di Griya Joglo, Jalan Bengawansolo nomor 179 Kota Blitar, Sabtu (20/12/25).
Dalam resesnya, Yohan mendengarkan berbagai aspirasi dan pertanyaan masyarakat terkait kebijakan Pemerintah Kota Blitar.
Selain itu, reses ini juga bertujuan untuk menjaring aspirasi dalam penyusunan kebijakan anggaran untuk tahun 2026.
“Aspirasi yang disampaikan masyarakat di antaranya, permasalahan Perumnas Pakunden saat musim hujan selalu banjir, usulan saluran air di sekitar Belik Jaran di Kelurahan Pakunden, dan usulan dari Balapan Sukorejo terkait kriteria beasiswa pendidikan untuk mahasiswa,” ungkap Yohan kepada awak media.
Terkait permasalahan banjir di Perumnas Pakunden, Yohan menyarankan warga untuk berkirim surat ke dewan guna mengadakan hearing mencari solusi yang disepakati lingkungan setempat.
“Terkait kriteria beasiswa pendidikan untuk mahasiswa, program ini untuk warga miskin terutama yang mendapatkan PKH, yang kedua nilai IP dari akumulasi semester minimal tiga,” tandasnya.
Yohan Tri Waluyo, yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi II DPRD Kota Blitar, berharap jajaran pengurus PAC, Ranting, maupun tim YKS dapat menambah kekuatan serta melebarkan jaringan.
“Sehingga untuk menghadapi tahun 2029 sudah siap dan tancap gas dengan harapan Insyaallah nanti di Kota Blitar 2029 mendapat lima kursi untuk Partai Gerindaria bisa kita capai,” pungkasnya. (Herlina)











