Bersih Desa Gaprang ke 202 Gelar Bazar UMKM, Pemdes: Bantu Memasarkan Produk Masyarakat

✍️ Andreas

Perkiraan Waktu Baca: 3 menit

Satujuang, Blitar – Tradisi budaya Jawa terus dijaga dan dilestarikan masyarakat Desa Gaprang, seperti yang terlihat di lapangan depan kantor desa Gaprang seluruh masyarakat antusias menyemarakkan Bazar UMKM dan Pameran Budaya, yang digelar pemerintah Desa Gaprang mulai 30 juli sampai 1 Agustus dalam rangka peringatan Bersih Desa Gaprang ke 202 tahun 2025.

Kepala Desa Gaprang Asharul Fahruda menyampaikan terima kasih kepada warga dan RT yang antusias mengikuti Bazar UMKM.

Di dalam pameran UMKM ini pemdes bertujuan membantu masyarakat untuk memasarkan produk produk masyarakat yang ada di desa Gaprang.

“Sehingga, ekonomi masyarakat desa Gaprang itu akan semakin baik dan dikenal oleh banyak orang melalui pameran UMKM selama tiga hari,” kata Asharul pada awak media, Rabu (30/7/25).

Lebih lanjut Asharul Fahruda mengatakan acara Bersih Desa Gaprang akan ditutup tanggal 10 Agustus yaitu dengan mengadakan pengajian umum yang dengan kegiatannya di gedung depan kantor Desa Gaprang pada tanggal 10 Agustus 2025.

“Alhamdulliah di pameran UMKM tahun 2025 ini kita siapkan 36 stand terdiri dari 34 RT dan 1 stand buat BNN karena desa Gaprang juga termasuk Desa Bersinar karena dapat SK dari Bupati Blitar desa yang bersih dari penyalahgunaan narkoba, dan 1 stand UPK2KP untuk ekonomi masyarakat yang ada di Desa Gaprang,” jelasnya.

Menurut Asharul Bazar UMKM nanti akan dilomba yang pertama penilaiannya adalah hasil produk masyarakat itu yang menjadi penilaian utama harus menampilkan hasil produk RT tersebut, yang kedua dari sisi artistik yaitu stand, yang ketiga keramahan.

“Karena kami melihat sebuah produk itu tidak terlepas dari tiga yang pertama adalah bagaimana packagingnya, yang kedua menampilkan produk itu, yang ketiga itu Bagaimana cara kita memasarkan sehingga tiga kriteria itu yang kita gunakan,” tuturnya.

Untuk penilaian dan Tim juri Asharul mengambil dari Dinas Bapenda kabupaten Blitar, Disperindag dan Dinas Koperasi dan UMKM kabupaten Blitar, penilaian dilaksanakan di Hari Kamis 31 Juli.

Ia berharap bahwa masyarakat Desa Gaprang berani untuk berusaha ini yang paling utama, bagaimana masyarakat Desa Gaprang itu berani untuk memulai usaha untuk berwiraswasta. yang kedua Desa memberikan wahana kepada masyarakat untuk memasarkan produknya.

“Sehingga, dari kegiatan ini bagaimana produk produk masyarakat yang kemarin kemarin tidak dikenal, ini menjadi dikenal oleh masyarakat. yang ketiga bagaimana kita memfasilitasi terkait dengan ekonomi masyarakat apabila kegiatan UMKM ini bisa dikenal oleh banyak orang produknya, bisa terjual dengan laris itu akan meningkatkan ekonomi masyarakat di seluruh masyarakat desa Gaprang,” tandasnya.

Asharul mengimbau kepada UMKM untuk berani memulai itu adalah modal yang utama seorang pengusaha, harus berani memulai, menjaga kualitas baik kualitas rasa, produk, dan bagaimana meningkatkan sedikit dari rasa, produk, packaging ini, karena penampilan adalah pandangan dari konsumen.

Jangan takut Desa tidak memfasilitasi Desa selalu memfasilitasi salah satunya juga pameran UMKM seperti ini, ada grup WhatsApp itu adalah group on-line, upaya desa gaprang juga melalui website kita memasarkan produk produk masyarakat Desa Gaprang.

“Sehingga tujuan kita bagaimana seluruh warga masyarakat Desa Gaprang secara ekonomi berdiri di kaki sendiri untuk meningkatkan ekonomi masyarakat,” pungkasnya. (Herlina)

Tag:

Dapatkan berita pilihan kami langsung di handphone-mu! Follow akun sosial media Satujuang.com di:
👉 Google News: Klik Disini
👉 WhatsApp Channel: Klik Disini
👉 Halaman Facebook: Klik Disini

Tinggalkan Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom bertanda * wajib diisi.