Tingkatkan Ketahanan Pangan, Prabowo Rencanakan Pindah Food Estate ke Papua

2 menit baca

Satujuang- Presiden terpilih Prabowo Subianto berencana memindahkan proyek lumbung pangan nasional (food estate) dari Kalimantan ke Merauke, Papua.

Menurut Anggota Dewan Pakar TKN Prabowo, dariajad WIBowo, Kalimantan menghadapi masalah kesuburan tanah, sehingga lokasi baru di Merauke dianggap lebih tepat untuk pengembangan agrikultur.

dariajad mengakui bahwa Merauke memiliki kekurangan dalam infrastruktur, tetapi menekankan bahwa tanahnya lebih subur dan cocok untuk tanaman seperti singkong, tebu, dan komoditas lainnya.

Untuk meningkatkan infrastruktur, program ini akan melibatkan swasta, terutama dalam sektor transportasi dan logistik, mengingat rendahnya aksesibilitas yang menjadi tantangan utama.

Anggaran untuk ketahanan pangan diperkirakan meningkat 8,83 persen pada 2025, dari Rp114,3 triliun menjadi Rp124,4 triliun.

Anggaran ini akan digunakan untuk mendukung seluruh proses ketahanan pangan di Indonesia, mulai dari praproduksi hingga distribusi.

Di sektor praproduksi, dana tersebut akan dialokasikan untuk subsidi pupuk, bantuan alat pertanian, dan kredit usaha rakyat.

Dalam produksi, anggaran ini akan mendukung program food estate, cetak sawah, dan pembangunan infrastruktur pertanian.

Sementara itu, di sektor distribusi, dana akan digunakan untuk memperbaiki sistem logistik, akses jalan, dan fasilitas penyimpanan.

Selain itu, di tingkat konsumen, anggaran ini juga akan mendanai program pemberian makanan bergizi dan bantuan untuk balita berisiko stunting.

Sebelumnya, pemerintahan Joko Widodo mencanangkan proyek food estate sebagai solusi terhadap krisis pangan, dengan pendekatan yang lebih mengandalkan investasi swasta daripada anggaran negara.

Jokowi menegaskan pentingnya mencari investor untuk mendukung pengembangan lumbung pangan, tanpa mengandalkan APBN.(Red/CNN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *