Bengkulu – Lantaran berhalangan hadir dalam rapat, Gubernur Bengkulu Rohidin Marsyah Bersama Wakil Gubernur Rosjhonsyah ucapkan permintaan maaf.
Adapun rapat yang dimaksud adalah Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Mukomuko dalam rangka Hari Jadi Ke-20 Kabupaten Mukomuko Tahun 2023.
Permintaan maaf disampaikan melalui Kepala Dinas (Kadis) Komunikasi Informatika dan Statistik (Kominfotik) Provinsi Bengkulu Redhwan Arif.
“Terkait adanya kendala teknis di lokasi paripurna sehingga tidak adanya pejabat dari Pemprov Bengkulu yang hadir, itu di luar pantauan kami dari Kominfotik,” ungkap Redhwan Arif pada Sabtu (25/2/23).
Lanjutnya, Terlebih mereka tidak diberi tahu ada permasalahan apa di lapangan. Dan meminta maaf kepada masyarakat khususnya para pendiri Kabupaten Mukomuko.
Redhwan mengakui, secara keprotokolan Pemprov Bengkulu telah mengamanahkan kepada Wakil Gubernur (Wagub) Bengkulu Rosjonsyah dan jelas telah terjadwal.
Apalagi untuk hadir ke Paripurna tersebut sebelumnya juga merupakan permintaan sendiri langsung dari Wagub Rosjonsyah.
“Bapak Gubernur sangat menyesal atas kejadian tersebut dan mengucapkan mohon maaf pada masyarakat dan Pemda Kabupaten Mukomuko,” imbuh Redhwan.
Redhwan melanjutkan, Gubernur Bengkulu itu mendoakan masyarakat Mukomuko tetap semangat membangun daerah dan semoga Mukomuko semakin maju dan sejahtera.
Sementara itu, Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah mengaku terkejut atas adanya informasi yang mengabarkan tidak adanya perwakilan pejabat Pemprov Bengkulu yang hadir.
“Saya belum mendapatkan konfirmasi apa penyebabnya. Saya benar-benar minta maaf kepada masyarakat Mukomuko atas kondisi ini dan saya pastikan kejadian seperti ini tidak akan terulang kembali,” ujar Gubernur Rohidin.
Gubernur Bengkulu itu juga mendo’akan serta mendukung semoga Kabupaten Mukomuko makin maju dan sejahtera. (nt/zul).











