Lakukan Sosialisasi, Endario Harmono Ajak Tingkatkan Nilai Tambah Hasil Laut

Blitar – Endario Hermono, Anggota DPR RI Komisi IV mengadakan sosialisasi mutu dan nilai tambah program kelautan dan perikanan tahun 2023.

Kepala Dinas Peternakan Kelautan dan Kelautan Kabupaten Blitar, Toha Mashuri terlihat bersama Endario saat sosialisasi yang berlangsung di Kanigoro Kabupaten Blitar, Sabtu (11/2/23).

Hadir sebagai peserta sosialisasi, para pelaku usaha hasil perikanan dan kelompok wanita tani se-Kabupaten Blitar.

Endario mengatakan, sosialisasi kepada pelaku industri itu bertujuan untuk meningkatkan kualitas produk kelautan dan perikanan Indonesia sekaligus mempromosikannya ke pasar global.

“Sehingga bisa membantu meningkatkan daya saing produk Indonesia dan meningkatkan nilai tambah bagi produsen dan nelayan,” kata politisi dari Fraksi Gerindaria itu.

Endario berharap, melalui sosialisasi ini dapat menjadi momentum bagi para pelaku industri untuk bekerja lebih keras dan berkoordinasi dengan pemerintah dalam memajukan industri.

Selain itu, lanjutnya, pelaku usaha juga diberikan waktu untuk berbagi pengalaman dan memperkenalkan produk mereka kepada para peserta lain.

Sehingga diharapkan dapat membantu memperkuat jaringan bisnis dan membuka peluang kerja sama antar pelaku industri.

“Dengan demikian, Indonesia dapat memperkuat posisinya sebagai salah satu produsen utama produk kelautan dan perikanan di dunia,” tandas Endario.

Ditempat yang sama, Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blitar, Toha Mashuri berharap, pelaku-pelaku usaha ikan bisa bekerja maksimal sehingga ada nilai tambah.

Petani ikan tidak hanya menjual hasilnya tetapi juga bisa memproduksi berupa olahan ikan yang tentunya mempunyai nilai tambah.

“Satu lagi, masyarakat nelayan khususnya Desa Sumbersih Kecamatan Panggungrejo saat tidak bisa mencari ikan karena cuaca buruk, bisa beralih untuk membuat garam,” saran Toha mengakhiri. (red/herlina)

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *