Satujuang- Varian baru Covid-19 FLiRT menimbulkan lonjakan kasus di beberapa negara, dengan gejala yang tidak hanya mencakup batuk dan pilek, tetapi juga gejala tidak biasa seperti perubahan warna pada jari kaki.
Varian ini, yang merupakan evolusi dari Omicron, telah menjadi perhatian serius di beberapa negara termasuk AS, Singapura, dan India. Dilaporkan bahwa FLiRT memiliki varian lain yang dikenal sebagai KP.1 dan KP.2.
CDC telah memperbarui daftar gejala Covid-19 untuk mencakup demam, batuk, kesulitan bernapas, kelelahan, nyeri otot, sakit kepala, hilangnya kemampuan mengecap atau mencium, sakit tenggorokan.
Kemudian hidung tersumbat atau pilek, mual, muntah, diare, serta gejala tak biasa yang dapat ditemui pada pasien, seperti ‘jari Covid’ yang berwarna merah atau ungu dan bengkak, serta gejala saraf pada pasien dewasa tua seperti kepala pening dan kebingungan.
Tidak hanya itu, gejala lain yang jarang terjadi termasuk sakit kepala hebat, sindrom ‘brain fog’ yang memengaruhi konsentrasi dan ingatan, gejala di seputar area pencernaan seperti mual, muntah, diare, dan sakit perut, serta gejala pada kulit seperti ruam dan bintik merah yang disertai rasa gatal.
Gejala lainnya termasuk konjungtivitis (mata pink) dan cegukan yang sulit hilang. Semua ini menunjukkan pentingnya untuk memperhatikan gejala tidak biasa dan memperkuat kesadaran akan variasi gejala Covid-19.(Red/CNN)














