Bengkulu – Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bengkulu meminta proses PPDB tahun ajaran 2023/2024 jangan sampai ada permainan.
Terutama tingkat SMA/SMK, Orang tua dihimbau untuk tidak memaksakan anak untuk masuk sekolah favorit.
“Proses penerimaan peserta didik baru tingkat SMA sederajat telah dibuka. Makanya sejak awal kita mengingatkan agar ikuti prosedur dan mekanisme yang berlaku,” sampai Anggota Komisi II DPRD Provinsi Bengkulu, Usin Abdisyah Putra Sembiring, Jumat (2/6/23).
Agar, kata Usin, pelaksanaan PPDB tidak menimbulkan berbagai masalah serta meninggalkan persoalan.
Usin menyebut, setiap sekolah itu kurikulumnya sama, tetapi pihak sekolah juga mengupgrade tenaga pendidik serta menyosialisasikan bahwa sistem pendidikan sama tidak menerima apa adanya.
“Sekali lagi perlu ditekankan kepada orang tua siswa, semua sekolah itu sama saja baik itu Negeri atau swasta,” papar Usin.
Sekolah itu sama, karena kurikulumnya itu sama di setiap sekolah, dan Alhamdulillah setiap sekolah di Bengkulu ini pembangunannya jalan terus,” imbuhnya.
Selain itu, Usin juga meminta kepada Pemprov Bengkulu untuk memperhatikan dan memberlakukan keadilan bagi setiap sekolah yang ada di Bengkulu ini untuk tidak membuka kelas baru dan memberlakukan kelas sore. (adv)






