TPID Kota Tegal Akan Intervensi Komoditas Sumber Inflasi

Satujuang– Melihat kecenderungan barang- barang yang memengaruhi terhadap tingginya inflasi, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Tegal akan mengintervensi beberapa komoditas sumber inflasi.

Sesuai data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Tegal, ada 20 item utama penyebab inflasi di Kota Tegal.

“Sudah diinventarisir ada 20 yang disampaikan, plus tambahan di luar itu ada bawang, sayuran, cabe pada kondisi-kondisi tententu,” ujar Penjabat (Pj.) Wali Kota Tegal Dadang Somantri.

Hal ini disampaikan Dadang saat memimpin rapat High Level Meeting (HLM) TPID Kota Tegal, yang berlangsung Ruang Rapat Perwakilan Bank Indonesia Tegal, Senin (13/5/24) siang.

Dikatakan, ada beberapa langkah yang memungkinkan dapat diintervensi kalau diantara 20 komoditas itu ada beras dan minyak.

“Di luar itu bawang kita dengan cara yang lain Saya kira idenya bagus misalnya kita akan mengurangi tingkat pengeluran di rumah tangga dengan menanam cabai, memanfaatkan pekarangan rumah baik cabai, sayuran nanti akan dibantu dari dinas,” imbuhnya.

Terkait dengan harga-harga jika terjadi loncatan yang tinggi, Pj Wali Kota menyebut biasanya pemerintah akan melakukan subsidi dalam bentuk transport dengan support dari BI

Terkait target inflasi Kota Tegal, Dadang berharap ada diangka 2,5 % +- 1. Terpenting dikatakan Dadang, inflasi terpantau stabil.

“Kita ada di range yang aman sekarang 3,33 persen, tetapi kita ingin turun sedikit sehingga akan stabil. Yang penting angka inflasi itu yang stabil, dan stabil yang bisa mendorong roda perekonomian bisa berjalan biasanya diantara 2,5 hingga 3 persen,” tambah Dadang.

Kata Dadang, penyumbang inflasi terbesar di bulan April 2024 adalah bawang merah. Untuk itu, Dadang berharap ada kerja sama antara daerah penghasil bawang dengan Pemkot Tegal.

“Saya harap ada kerja sama dengan Pemerintah Brebes, BI juga binaan juga dari petani dan memaksimalkan koperasi,” pungkas Dadang.

Marwadi, Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Tegal turut membenarkan bahwa komoditas penyumbang inflasi tertinggi bulan April yakni bawang merah.

Inflasi Kota Tegal month to month (mtm) pada April 2024 tercatat 0,23% dan sebesar 3,33 % year on year (yoy).

“Komoditas utama penyumbang Inflasi diantaranya bawang merah, emas perhiasan, angkutan antar kota, daging ayam ras dan jeruk,” papar Mawardi.

Hadir dalam HLM, Sekretaris Daerah Kota Tegal, Agus Dwi Sulistyantono, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Tegal, Mawardi, Danlanal Tegal, Letkol Laut (P) Adi Surono, Perwakilan Forkopimda, OPD Terkait, Bulog, BPS. (Hera)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *