Bengkulu Utara – Sebanyak 50 lebih siswa SMP di Bengkulu Utara kompak melukai tangan sendiri menggunakan benda tajam.
Hal itu mereka lakukan lantaran pengaruh dari media sosial serta ingin mengikuti trend melalui platform TikTok.
“Seperti ingin mencari jati diri yang terinspirasi dari media sosial. Selain itu faktor di keluarga juga bisa menyebabkan siswa siswi ini melukai tangannya,” kata Kapolres Bengkulu Utara, AKBP Andy Pramudya Wardana, Minggu (12/3/23)
Andy menyebut pihaknya telah bertemu dengan siswa, pihak sekolah, orangtua siswa, Dinas Pendidikan serta Dinas Perlindungan Perempuan dan Anak Kabupaten Bengkulu Utara.
“Termasuk bertemu dengan siswa dan siswi yang menggoreskan tangan sendiri. Masalah ini telah diselesaikan,” jelas Andy.
Andi meminta agar permasalahan ini tidak menjadi polemik dan trend di sekolah lainnya.
“Kami mengimbau agar apa yang dilakukan siswa siswi ini tidak ditiru dan diikuti siswa dari sekolah lain,” pungkas Andy. (red*)











