Siap Pimpin Fakultas Teknik, PUMA Rancang Visi Misi Junjung Solidaritas

Perkiraan Waktu Baca: 3 menit

Bengkulu – Pemilihan Umum Raya (Pemira) Fakultas Teknik (FT) Universitas Bengkulu (UNIB) saat ini sedang terlaksana tahap pertahap.

Berbagai macam polemik politik pun saat ini sedang ramai diperbincangkan oleh para mahasiswa di Universitas Besar di Bengkulu ini.

Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur nomor 01 yang sudah terverifikasi oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pemira FT, Putra Rio dan M Bima Fernanda (PUMA), mulai menyuarakan visi dan misi mereka berdua.

PUMA mempunyai visi mewujudkan Keluarga Besar Mahasiswa (KBM) Fakultas Teknik yang berasaskan solidaritas, serta memiliki marwah integritas, kredibilitas, dan fleksibilitas.

M Bima Fernanda mengatakan, visi ini dirancang karena dirasa tingkat solidaritas kawan-kawan di Fakultas Teknik mulai meluntur.

“Selama masa pandemi covid-19 banyak mahasiswa yang melupakan budaya solidaritas yang sejak turun-temurun sudah dirawat oleh pendahulu di fakultas teknik. Jadi kami berniat membangkitkan kembali sisi solidaritas tersebut melalui visi yang kami bangun,” sampai Bima, Senin (9/5/22).

Demi mewujudkan Visi tersebut, ini Misi yang dirancang oleh PUMA :

  1. Mewujudkan tata kelola organisasi yang transparan, efektif, dan efisien, akuntabel, serta berkelanjutan,
  2. Menghadirkan keselarasan dalam ragam warna di lingkungan Fakultas Teknik Universitas Bengkulu,
  3. Menciptakan pelayanan terpadu dalam menunjang hak kebutuhan mahasiswa FT UNIB,
  4. Menghadirkan kondisi/lingkungan apresiatif dalam KBM FT UNIB atas segala bentuk pencapaian yang telah diraih dalam membawa nama baik FT UNIB,
  5. Menjunjung tinggi peningkatan kesejahteraan mahasiswa serta isu masyarakat sosial dan politik.

Selain menawarkan Visi dan Misi yang lebih baik. Sebagai mahasiswa yang berfokus di bidang akademis mengenai Ilmu Teknologi, untuk misi nomor 5, PUMA merancang 2 jenis fokus isu yakni Fokus Isu Nasional dan Fokus Isu Fakultas.

“Dalam mengawal isu nasional, PUMA akan menjadi pionir serta promotor isu energi terbarukan serta isu sentral keteknikan lainnya,” kata Bima.

PUMA juga akan menjalankan fungsi pengawasan terhadap kesenjangan infrastruktur di Kota dan Provinsi Bengkulu.

Ditempat yang sama, Putra Rio menegaskan, Fokus Isu Nasional ini akan melibatkan seluruh mahasiswa di tiap-tiap jurusan.

“Seperti Fokus Isu Nasional terkait pengawasan infrastruktur, nanti kita akan melibatkan mahasiswa Teknik Sipil yang secara penuh lebih memahami tentang infrastrukur,” ujar Putra.

Selain itu, dalam mengawal isu-isu di Fakultas, ada 5 poin yang disampaikan oleh pasangan calon PUMA :

  1. Pengkajian, peninjauan ulang serta upaya peningkatan mutu akademik FT UNIB,
  2. Pengawasan serta peninjauan fasilitas-fasilitas mahasiswa di lingkungan FT UNIB,
  3. Pelayanan terpadu advokasi dan birokrasi FT UNIB yang tepat sasaran,
  4. Peninjauan kembali kultur sistem dengan metodologi pendekatan “jemput dan libatkan”,
  5. Membudayakan dan melindungi kebebasan berekspresi mahasiswa di KBM FT UNIB.,
  6. Pengkajian dan audit dana anggaran serta operasional mahasiswa FT.

PUMA berharap, mahasiswa teknik dapat berpartisipasi aktif dalam kegiatan demokrasi kampus tingkat fakultas ini, demi mengembalikan kembali marwah integritas Fakultas Teknik. (bks)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *