Satujuang, Bengkulu- Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu Herwan Antoni menerima audiensi PT Taspen Kantor Cabang Bengkulu di ruang kerja Sekda Kantor Gubernur Bengkulu pada Selasa (10/3/26) untuk memperkuat Kesejahteraan ASN.
Diskusi berfokus pada program perlindungan dan peningkatan kesejahteraan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), khususnya terkait persiapan masa pensiun.
Branch Manager PT Taspen Bengkulu Indaria Kusuma Wardhana menjelaskan bahwa ASN yang memasuki masa pensiun kini menerima pensiun bulanan dan Tabungan Hari Tua (THT).
“Manfaat THT dapat dibayarkan sekaligus, dengan nilai yang menyesuaikan golongan serta masa kerja ASN,” paparnya.
Taspen juga menawarkan program tambahan berupa tabungan dan perlindungan yang memungkinkan ASN menyiapkan dana pensiun lebih besar di masa mendatang.
Dua program unggulan, Taspen SmartSave (SmartShare) dan Taspen TrackLab, turut diperkenalkan dalam pertemuan ini.
Program-program tersebut memberikan kesempatan bagi ASN untuk menabung secara mandiri melalui potongan gaji sukarela.
“Besaran iuran dapat dipilih sendiri, memungkinkan dana tambahan mencapai ratusan juta rupiah saat memasuki masa pensiun,” jelasnya lagi.
Selain program tabungan, Taspen menyediakan perlindungan risiko kecelakaan bagi ASN di luar jam kerja yang selama ini tidak tercakup dalam perlindungan standar.
Program ini diharapkan memberikan jaminan tambahan apabila terjadi kecelakaan atau risiko lainnya di luar aktivitas kedinasan.
Layanan proaktif Taspen dalam pengurusan administrasi pensiun dan klaim manfaat juga dibahas.
Taspen berkomitmen menjalin kerja sama dengan instansi pemerintah untuk menjemput data ASN yang akan memasuki masa pensiun maupun yang mengalami kejadian tertentu.
Tujuannya adalah agar proses pengurusan manfaat tidak lagi memberatkan ASN ataupun keluarganya.
Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni menyambut baik berbagai program yang disampaikan PT Taspen.
Ia mendorong sosialisasi yang lebih luas kepada ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Bengkulu agar program tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal.
“Program ini sangat baik untuk membantu ASN mempersiapkan masa pensiun dengan lebih matang,” ujar Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu Herwan Antoni.
Herwan Antoni juga mengusulkan pendataan ASN yang akan memasuki masa pensiun untuk difasilitasi lebih awal.
Fasilitasi ini termasuk kemungkinan pembinaan atau program kewirausahaan bagi ASN yang ingin memulai usaha setelah pensiun.
Pertemuan tersebut menekankan pentingnya integrasi data dan pemanfaatan sistem digital.
Penggunaan SK pensiun berbasis digital diharapkan membuat proses pencairan manfaat pensiun lebih cepat, mudah, dan efisien. (Rls)











