Respon Keluhan Kendaraan Mogok Massal, Pemprov dan Pertamina Cek Kualitas Pertalite

2 menit baca

Bengkulu, Satujuang.com – Pemerintah Provinsi Bengkulu bersama Pertamina Patra Niaga menerjunkan tim gabungan untuk menguji kualitas Pertalite menyusul gelombang kendaraan mogok massal, Minggu (4/10/26).

Inspeksi mendadak tersebut menyasar SPBU KM 6,5 Kota Bengkulu yang dikenal memiliki volume penyaluran harian tertinggi di wilayah kota.

Pengecekan dipimpin langsung oleh Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Bengkulu, Diskominfotik, serta jajaran manajemen Pertamina.

Kepala Dinas ESDM Provinsi Bengkulu, Rico Yulyana, menegaskan sidak ini merupakan bentuk respons cepat atas keresahan warga yang ramai mengeluh di media sosial.

“Kita cek di sini karena konsumen Pertalite tertinggi. Beredar di media sosial banyak masyarakat mengeluhkan kendaraannya mogok dan harus menguras tangki minyak,” ujar Rico di lokasi pemeriksaan.

Ia menambahkan, pemerintah daerah turun langsung ke lapangan untuk melihat fakta teknis sekaligus mencari solusi konkrit bersama Pertamina.

Guna mengungkap penyebab pasti kerusakan mesin kendaraan warga, petugas telah mengamankan sampel bahan bakar dari beberapa SPBU di Kota Bengkulu.

Sales Area Manager Pertamina Bengkulu, Mochammad Farid Akbar, membenarkan pengambilan sampel BBM tersebut untuk diuji secara komprehensif di laboratorium.

“Kami sudah mengambil sampel dari beberapa SPBU. Ini untuk mengetahui titik terang dari permasalahan yang terjadi,” tegas Farid.

Selain uji mutu laboratorium, Pertamina resmi membuka posko pengaduan bagi konsumen yang menanggung kerugian materiil usai mengisi BBM.

Warga terdampak dapat melayangkan laporan langsung ke SPBU lokasi pengisian terakhir maupun melalui saluran siaga Pertamina Call Center 135.

Masyarakat juga tidak diwajibkan menyertakan struk fisik pembayaran untuk memproses klaim pemeriksaan kendaraan tersebut.

“Cukup datang ke SPBU dan menyampaikan kira-kira pukul berapa melakukan pengisian. Nanti pihak SPBU akan melakukan pengecekan,” terang Farid.

Pemprov Bengkulu dan Pertamina memastikan inspeksi serta uji sampel BBM akan terus diperluas ke SPBU lainnya guna memberikan kepastian dan perlindungan bagi konsumen. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *