Satujuang- Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat Indonesia (PINSAR) Provinsi Bengkulu hadir untuk membawa angin segar bagi peternak unggas di Bengkulu.
Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah, menyatakan dukungan penuhnya terhadap organisasi ini dalam meningkatkan posisi tawar peternak dan mewujudkan stabilitas harga unggas di pasaran.
“PINSAR memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas hewan unggas dan harga yang kompetitif di Bengkulu,” ujar Gubernur Rohidin dalam audiensi dengan Pengurus Wilayah PINSAR Provinsi Bengkulu di Balai Raya Semarak Bengkulu, Senin (15/7/24).
Lebih lanjut, Gubernur Rohidin menyambut baik pembentukan PINSAR Bengkulu dan mendorong agar kepengurusannya segera dilantik. Ia optimis bahwa dengan sinergi antar anggota PINSAR dan dukungan pemerintah daerah, peternak unggas di Bengkulu akan semakin sejahtera.
Ketua PINSAR Provinsi Bengkulu, Muhammad Apriadi, menjelaskan bahwa organisasi ini berada di bawah binaan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Bengkulu. PINSAR Bengkulu memiliki fokus utama dalam jangka pendek sebagai wadah pembinaan dan pemasaran bagi peternak unggas.
“Salah satu target utama kami adalah mewujudkan kesetaraan harga jual unggas di pasaran dan mengoptimalkan hasil produksi telur dari peternak lokal Bengkulu,” jelas Apriadi.
Apriadi juga menyampaikan harapannya agar PINSAR dapat menjalin kerjasama yang erat dengan pemerintah daerah dan seluruh pihak terkait. Hal ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan dan harga daging unggas serta telur yang stabil dan terjangkau bagi masyarakat Bengkulu.
“Dengan terbentuknya PINSAR, kami optimis populasi hewan unggas di Bengkulu akan meningkat dan harganya pun dapat bersaing dengan daerah lain,” pungkas Apriadi.
Pembentukan PINSAR Bengkulu merupakan langkah positif dalam memajukan sektor peternakan unggas. Diharapkan dengan kerjasama dan sinergi dari semua pihak, peternak unggas di Bengkulu akan semakin sejahtera dan masyarakat dapat menikmati harga daging unggas serta telur yang stabil dan terjangkau. (Adv)






