Pemkot Bengkulu dan BINDa Vaksin Massal Murid SMPN 5 Kota Bengkulu

Bengkulu – Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Bengkulu bekerjasama dengan Pemerintah Kota Bengkulu melakukan kegiatan vaksinasi massal untuk pelajar di SMPN 5 Kota Bengkulu, Jumat (8/10/21).

Kegiatan vaksinasi massal ini dihadiri oleh Wakil Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi, KBO Binda Bengkulu Yanuar Yusvi Herminto, Kapolres Bengkulu, AKBP Andi Dady, Kasi Intel Kodim 0407 Bengkulu, Mayor Inf Asep, Camat Selebar Sehmi, Lurah Pagar Dewa Juwanda, Plt Kadiskes Kota Bengkulu Sri Martiana dan Wakil Kepala SMPN 5 Kota Bengkulu Chandaria Irmanto.

Dalam kesempatannya, Wakil Kepala SMPN 5 Kota Bengkulu Chandaria Irmanto mengatakan, pihaknya berterimakasih kepada Binda Bengkulu dan Pemkot Bengkulu yang sudah melaksanakan Vaksinasi Covid-19 di SMPN 5 Kota Bengkulu.

Dijelaskan olehnya, tenaga pengajar SMPN 5 Kota Bengkulu sudah divaksin keseluruhan hingga dosis ke 2.

Sementara dari jumlah murid yang ada di SMPN 5 Kota Bengkulu sebanyak 1.034 orang, yang dapat divaksin hari ini sebanyak 510 orang.

“110 orang sudah divaksin di faskes dan sebanyak 414 orang belum divaksin karena tidak mengembalikan surat persetujuan dari wali murid,” sampai Chandaria.

Sementara itu, KBO Binda Bengkulu Yanuar Yusvi Herminto mengungkapkan, bahwa kegiatan Vaksinasi Covid-19 yang dilakukan oleh Binda Bengkulu merupakan perintah Presiden Jokowi, guna percepatan terbentuknya Heart Immunity.

Ditempat yang sama, Plt Kadiskes Kota Bengkulu Sri Martiana memgungkapkan terima kasih kepada Binda Bengkulu atas kerja samanya melalui Vaksinasi Covid-19 massal bagi pelajar dan masyarakat melalui Door to Door.

“Kendala yang dihadapi adalah izin dari wali murid karena siswa tersebut masih dalam pengawasan wali murid,” jelas Sri.

Wakil Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi dalam acara tersebut menyebutkan, bahwa kerjasama dengan Binda Bengkulu adalah upaya percepatan Vaksinasi Covid-19.

Dedy juga mengungkapkan bahwa meskipun saat ini RS Harapan Do’a Kota Bengkulu tidak memiliki lagi pasien Covid-19, masyarakat tidak boleh lengah karena terdapat varian baru. (Bw)

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *