Longsor Ancam 4 Desa di Bengkulu Selatan, Paman Dayat Minta Pemda Segera Ambil Langkah

Satujuang, BS– Ancaman longsor pasca banjir terus menghantui empat desa di Bengkulu Selatan (BS). Kondisi ini dinilai sangat berbahaya dan berpotensi mengancam keselamatan ratusan warga jika tidak segera ditangani.

Hal ini diungkapkan anggota DPRD Provinsi Bengkulu, Hidayat, usai turun langsung pada Sabtu (9/8) kemarin.

Ia meninjau lokasi longsor yang melanda 4 desa di Kecamatan Seginim tersebut, menelusuri sepanjang pinggiran sungai untuk memastikan langsung.

“Tanah yang runtuh kurang lebih dua kilometer di sepanjang tepi sungai. Jika dibiarkan, pemukiman dan lahan warga bisa hilang,” kata Hidayat yang akrab dipanggil Paman Dayat, Minggu (10/8/25).

Ia meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkulu Selatan untuk segera mencari solusi secepatnya untuk menjawab kekhawatiran yang dialami para warga

Keempat desa tersebut yakni Desa Pajar Bulan, Desa Dusun Tengah, Desa Pasar Baru, dan Desa Darat Sawah.

“Kekhawatiran terbesar datang dari para ibu rumah tangga yang cemas setiap kali hujan turun,” imbuhnya.

Selain mengancam rumah, longsor juga telah merusak kebun milik warga, ada kebun jagung yang ikut hanyut bersama banjir.

Masyarakat berharap pemerintah provinsi bergerak cepat sebelum kerusakan semakin meluas dan berpotensi menimbulkan korban jiwa.

“Kita berharap, teriakan warga ini segera didengarkan. Kasihan mereka,” pungkasnya yang didampingi Kades setempat saat meninjau lokasi. (Red)

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *