Koperasi Desa Merah Putih Bengkulu Raih Posisi 5 Terbaik Nasional

Perkiraan Waktu Baca: 2 menit

Satujuang, Bengkulu- Pemerintah Provinsi Bengkulu dan Korem 041/Gamas menggelar rapat koordinasi untuk percepatan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih Bengkulu yang kini menempati posisi lima terbaik nasional, Senin (26/1/26).

Rapat tersebut dipimpin Wakil Gubernur Bengkulu Mian, didampingi Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu Herwan Antoni, serta dihadiri Komandan Korem 041/Gamas Jatmiko Aryanto di Aula Merah Putih, Kantor Gubernur Bengkulu.

Dalam keterangannya, Wakil Gubernur Bengkulu Mian menyampaikan bahwa progres pembangunan Koperasi Desa Merah Putih Bengkulu saat ini berada pada posisi lima terbaik secara nasional.

“Bengkulu berada di posisi kelima dengan progres yang sangat baik dalam pembangunan Koperasi Desa Merah Putih,” ujar Mian.

Berdasarkan data Pemerintah Provinsi Bengkulu, saat ini tercatat 1.505 koperasi Desa Merah Putih telah berbadan hukum.

Selain itu, per 31 Desember lalu, sebanyak 351 gerai telah memasuki tahap proses pembangunan dan telah dianggarkan.

Namun demikian, Mian melanjutkan, masih terdapat sejumlah pekerjaan rumah atau kendala yang harus diselesaikan pada tahun ini agar pembangunan Koperasi Desa Merah Putih Bengkulu dapat berjalan sesuai target.

“Masih ada beberapa PR yang harus diselesaikan,” ujar Mian.

Kendala tersebut meliputi 428 koperasi yang belum memiliki lahan pembangunan, 118 koperasi dengan permasalahan terkait surat-surat dan hibah, serta beberapa komplain yang diharapkan tuntas pada 2026.

Sementara itu, Komandan Korem 041/Gamas Jatmiko Aryanto berharap koordinasi lintas sektor dapat terus diperkuat guna mempercepat pembangunan koperasi tersebut.

“Kami akan terus berkoordinasi dengan Pemprov maupun pemerintah kabupaten,” ujar Jatmiko Aryanto, demi memastikan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih Bengkulu benar-benar dapat tercapai sesuai target yang diharapkan. (RlsKominfo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *