Blitar – Bupati Blitar Rini Syarifah didampingi Kepala Bagian Kesra menghadiri HUT Dharma Santi Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI) ke-35.
Acara yang berlangsung di Pendopo Sasana Adi Praja, Kanigoro pada Kamis (2/3/23) ini dimeriahkan dengan pagelaran seni budaya tari dari siswa-siswi dan anggota WHDI Kabupaten Blitar.
“Atas nama masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Blitar saya mengucapkan selamat merayakan Dharma Santi disertai salam hormat dan salam bahagia kepada seluruh umat Hindu di Kabupaten Blitar,” ujar Rini.
Rini juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada WHDI Kabupaten Blitar karena selama ini ikut aktif melaksanakan kegiatan sosial serta mensupport seluruh program dan kegiatan Pemkab Blitar.
Ia juga mengajak umat Hindu untuk menciptakan iklim demokrasi menumbuhkan harmoni dan yang toleransi teduh.
“Kedamaian dan kerukunan harus senantiasa tercipta dan terjaga mengingat wilayah kita ini majemuk, berbeda agama, ras, suku dan budaya,” jelas Bupati yang akrab disapa Mak Rini.
Tak lupa Mak Rini mengingatkan bahwa tahun ini adalah tahun politik, sehingga semua pihak harus menjaga kondusifitas agar proses pemilihan umum 2024 berlangsung lancar, damai dan demokratis.
“Kita rawat sinergitas ini demi terwujudnya Kabupaten Blitar yang mandiri dan sejahtera berlandaskan akhlak mulia baldatun toyyibatun warobun ghofur,” tandasnya.
Sementara itu Ketua WHDI Jawa Timur Ni Wayan Sulastri menyampaikan acara Dharma Santi ini dalam rangka memperingati hari ulang tahun WHDI ke-35 yang jatuh pada tanggal 12 Februari 2023.
Tema yang diusung adalah ‘Menuju Perempuan Berdaya Mewujudkan Generasi Bebas Stunting, Cerdas dan Tangguh’.
“Melalui momen ini diharapkan semua anggota WHDI bisa melanjutkan perjuangan dan berperan aktif di masyarakat untuk menyampaikan aspirasi wanita Hindu yang ada di seluruh Nusantara,” pungkas Ni Wayan Sulastri.
Hadir dalam acara ini Ketua PHDI Kabupaten Blitar dan perwakilan organisasi wanita lintas agama serta para anggota WHDI se-Kabupaten Blitar. (ADV/kmf/Herlina)






