Pemko BATAM BP BATAM

Gunawan : Pihak Kepolisian Segera Tangkap Kelompok Pencuri Besi Jembatan Benteng

Gunawan Soleh minta aparat kepolisian tegas

Bengkulu Tengah – Tiga unit jembatan yang berada di desa Karang Are Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) Provinsi Bengkulu rusak parah akibat pencurian besi yang dilakukan sekelompok orang.

Akibatnya, tiga jembatan yang merupakan akses masyarakat dalam mengangkut hasil panen sawit dan kopi tersebut tidak bisa lagi dilalui oleh masyarakat.

Hal ini diungkapkan Ketua Pembina Front Pembela Rakyat (FPR), Gunawan Soleh di kediamannya, Sabtu (16/7/22).

“Pihak kepolisian harus segera tindak tegas sekelompok orang ini, karena kelakuan mereka sudah membuat masyarakat kesulitan untuk berktifitas, ekonomi mereka terganggu,” tegasnya.

Dalam Press Release Law Office Raden Adnan & Partners tanggal 12 Juli 2022, diketahui sekelompok orang tersebut adalah, oknum Kepala Desa Srikaton dan Desa Kertapati, Sekretaris Desa (Sekdes) Desa Karang Are, warga sipil dan oknum anggota Polri Polres Bengkulu Tengah (Benteng).

Baca Juga :  Tiga Orang Ditangkap Pada Operasi Antik Nala Polda Bengkulu

Mereka secara bersama-sama melakukan pencurian besi tiga unit jembatan di desa Karang Are, Kecamatan Pagar Jati, Kabupaten Benteng pada 23 Juni 2022 silam.

Pelapor, Wahyudi, yang merupakan warga Desa Karang Are melaporkan aksi tersebut didampingi oleh Penasihat Hukum (PH) nya, Dr (C) Raden Adnan SH MH.

“Diduga merupakan sindikat spesialis pencuri besi jembatan dan diketahui oleh beberapa saksi yang melihat, mengetahui dan bahkan ada saksi yang ikut mengalami karena diajak oleh para pelaku dengan dalih mengambil harta karun,” bebernya.

Baca Juga :  Polres Bengkulu Selidiki Pelajar Bawa Mobil Jazz Tabrak Bengkel Las

Besi-besi jembatan diangkut memakai mobil Taft Hilline milik pelaku berinisial RI warga Desa Rena Jaya, Kecamatan Pagar Jati, Kabupaten Benteng.

Raden Adnan selaku PH pelapor mendesak Kapolres Benteng untuk segera melakukan pengusutan kasus pencurian besi tiga jembatan yang merupakan aset pemerintah tersebut.

“Sekalipun diduga pelakunya ada oknum anggota Polisi dan berapa Kades dan Sekdes. Kami duga merupakan sindikat spesialis pencuri besi jembatan yang merugikan masyarakat banyak serta juga menangkap penadah besi curian tersebut,” tegasnya.

Selain itu ia berharap, Penjabat (PJ) Bupati Benteng segera mengambil tindakan tegas kebijakan darurat memperbaiki tiga jembatan tersebut agar bisa dilalui masyarakat kembali dalam mengangkut hasil bumi.

Baca Juga :  Sebelum Menjarah Korban, Kawanan Perampok Ini Sebar Ranjau Paku di Jalan

Sementara, menurut keterangan Raden Adnan, Kasatreskrim Polres Benteng, IPTU Donald Sianturi SH MH, melalui pesan di WhatsApp menyebutkan, kasus ini masih menunggu penjelasan terkait aset Pemda, sedang dikoordinasikan dengan pihak Pemkab Benteng serta prosesnya masih ditangani oleh Polsek Pagar Jati.

“Kita berikan masukan supaya pihak Kepolisian mengambil tindakan cepat untuk mengantisipasi ini menjadi isu besar dan menimbulkan problematika hukum setidak-tidaknya kepolisian langsung mengadakan TKP dan memasang Polisi Line,” sebutnya.

“Serta melakukan tindakan penyelidikan dan penyidikan, tindak pidana pencurian dan pengrusakan yang dilakukan malam hari tersebut. Jangan sampai nanti ini ada kesan Polres tidak mengambil tindakan tegas,” pungkasnya. (Red/Rls)