Satujuang, Seluma-
Camat nonaktif HA dilaporkan resmi ke Inspektorat Kabupaten Seluma oleh ZZ, suami sah guru PPPK YR, atas dugaan perselingkuhan setelah dua kali mereka digerebek oleh warga.
Laporan tersebut disampaikan ZZ menyusul peristiwa penggerebekan HA dan YR oleh warga di rumah YR di Kelurahan Betungan, Kecamatan Selebar, Kota Bengkulu, pada Jumat (20/2/) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB.
“Hari ini saya resmi melaporkan dugaan perselingkuhan yang dilakukan istri saya YR dan HA ke Inspektorat,” kata ZZ kepada awak media saat di gedung Inspektorat Seluma, Senin (23/2/26).
ZZ menegaskan laporan telah diterima resmi, menyerahkan seluruh proses penanganan kasus kepada Inspektorat dan kepala daerah.
“Jika nantinya ada hal pemecatan atau semacam sanksi maka kita serahkan ke pihak Inspektorat dan Bupati,” paparnya.
Terkait pernyataan HA yang menyebut hanya “numpang sahur” saat digerebek, ZZ menilai klaim itu tidak masuk akal.
Menurut ZZ, hal tersebut terkesan sebagai upaya mengelak dari oknum camat nonaktif tersebut.
“Hal itu hanya alibi HA saja, tidak mungkin numpang sahur pada jam 2 malam saat kami grebek,” ungkap ZZ.
“Tidak logisnya saat digerebek tersebut YR tidak ingin membuka pintu jika tidak kami doprak paksa,” imbuhnya.
Saat Digerebek bahkan HA sempat bersembunyi di bawah kolong tempat tidur di kamar YR.
Temuan itu memicu emosi ZZ dan warga sekitar, sebelum situasi berhasil diredam oleh pihak kepolisian.
Insiden ini bukan yang pertama; HA dan YR pernah digerebek warga pada Desember 2025 lalu.
Peristiwa pertama terjadi di sebuah kos-kosan saat HA masih menjabat aktif sebagai camat.
Kasus berulang ini kini menjadi sorotan publik, menambah tekanan agar aparat pengawas daerah bertindak tegas. (Da)












Tolong cepat ambil sikap dan responsenya