Blitar– Bupati Blitar Hj.Rini Syarifah resmi dilantik sebagai Ketua Mabicab (Majelis Pembimbing Cabang) Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Blitar.

Pelantikan ini dihadiri oleh Wakil Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Timur Muhammad Arum Sabil yang diselanggarakan di Pendopo Agung Ronggo Hadi Negoro, Jumat (9/6/23)

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Setelah resmi dilantik, Kak Rini Syarifah kemudian melantik Forpimda, jajaran Kepala OPD serta Organisasi Vertikal sebagai pengurus Mabicab yang dipimpinnya.

Diketahui sebelumnya, Kak Rini telah sukses menyelenggarakan Musyawarah Cabang pada akhir Desember tahun lalu, karena telah berakhirnya kepengurusan Masa Bhakti Tahun 2018-2022.

“Selamat kepada kakak-kakak yang baru saja dikukuhkan dan dilantik sebagai Pengurus Mabicab, Lembaga Pemeriksa Keuangan dan Kwarcab Gerakan Pramuka Blitar yang baru Masa Bakti 2023-2027, ujar Kak Rini dalam sambutannya.

Dengan pelantikan ini, kata Kak Rini, ini menunjukkan bahwa roda organisasi Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Blitar dapat berproses secara kontinyu dan berkesinambungan.

Selain itu Kak Rini menganggap wadah ini  sebagai media terbaik untuk menata roda organisasi, manajement dalam Gerakan Pramuka, khususnya di Kwartir Cabang Blitar ke depan.

Oleh karena itu apapun hasil yang telah dirumuskan dalam MUSCAB ini kiranya harus dijunjung tinggi, dikembangkan, sekaligus sebagai wahana evaluasi kegiatan yang lalu, guna merencanakan kegiatan lima tahun mendatang yang labih baik lagi.

“Maka Gerakan Pramuka diperlukan kepemimpinan yang berkomitmen tinggi dan ikhlas serta mau memberikan perhatian khusus demi mewujudkan kader bangsa yang tangguh, yang memiliki jiwa patriotik berwawasan kebangsaan yang kuat,” tandas Kak Rini.

Kak Rini berharap pengurus Kwartir Cabang yang baru, selalu semangat melanjutkan mengelola organisasi dan manajemen Gerakan Pramuka di Kabupaten Blitar.

Adapun sebagai panduan kerjanya adalah cermati SK Kwarnas Nomor 224 Tahun 2007 tentang Petunjuk Penyelenggaraan Organisasi dan Tata Kerja Kwartir Cabang,” tandasnya.

“Memasuki Tahun 2023 ini, Usia Gerakan Pramuka Indonesia akan genap 62 tahun. Tentunya menjadi tugas dan tanggung jawab kakak para Pengurus Kwarcab dalam menyusun program kegiatan,” ingatnya.

Selain itu, Kak Rini meminta momen penting ini bisa dijadikan sumber inspirasi, inovasi dan munculnya aneka kreativitas baru dalam menyiapkan kegiatan yang lebih berkualitas.

“Ini tentunya memperkokoh keberadaan kita dalam berkiprah mendidik adik-adik kita para Pramuka Indonesia,” pungkasnya. (ADV/kmf/Herlina)