Diduga Korsleting Listrik, Warung Manisan Ludes Terbakar

Bengkulu Utara– Diduga korsleting listrik, satu unit rumah milik Jiman, warga RT 009/03 Desa Melati Harjo, Kecamatan Ketahun terbakar.

Musibah kebakaran terjadi pada Sabtu (18/2/23) sekitar pukul 04.00 WIB dini hari tadi.

Tidak hanya bangunan rumah milik korban saja yang terpanggang. Tetapi satu unit warung manisan yang berada di samping rumah korban juga ikut ludes terbakar.

Dimana dalam kebakaran itu tidak ada satu pun, barang berharga yang bisa diselamatkan.

“Separuh bangunan milik korban hangus terbakar. Begitu dengan warung manisan milik korban yang ada disamping rumah korban juga ikut ludes terbakar,” ungkap Wakil Ketua BPD Melati Harjo Purhadi.

Diungkapkan Purhadi, kronologis kebakaran terjadi ketika korban beserta anggotanya masih dalam kondisi tertidur.

Korban yang mendengar suara ledakan dari arah warung miliknya seketika langsung terbangun.

Dan saat terbangun, kata Purhadi, korban melihat api sudah berkobar membakar warung manisannya hingga akhirnya api menjalar dan ikut membakar bangunan rumah.

“Setelah terbangun korban langsung lari meminta tolong ke tetangganya. Tapi karena kondisi waktu dan api sudah membesar, korban beserta tetangga yang lain tidak bisa menyelamatkan barang berharga yang ada di dalam warung manisan atau pun rumahnya,” bebernya.

Ditambahkan Purhadi, dalam peristiwa ini, warga atau tetangga korban sempat berusaha memadamkan api menggunakan alat steam motor.

Tapi sayangnya upaya pemadaman yang dilakukan oleh warga tidak berhasil menghentikan laju kobaran api hingga membuat harta benda berharga milik korban tidak berhasil diselamatkan.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Namun akibat peristiwa ini korban ditafsir menelan kerugian hingga Rp 80 jutaan lebih,” pungkasnya.

Terpisah, Pj Kades Melati Harjo, Puji Widodo, membenarkan adanya musibah kebakaran yang menimpa salah satu warganya tersebut.

“Diduga akibat korsleting listrik,” ungkapnya.

Puji menegaskan, bahwa saat ini pemerintah desa sedang melakukan pendataan atas musibah kebakaran yang menimpa warganya itu untuk dilaporkan kepada Pemkab BU.

“Sedang kita lakukan pendataan terhadap kerugian-kerugian yang dialami korban. Selanjutnya musibah ini akan kita laporkan ke jajaran terkait di Pemkab BU meliputi Dinsos BU dan BPBD BU,” demikian Puji. (ru/nt).

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *