Satujuang, Bengkulu– Pasca bencana gempa bumi dengan 6,3 SR yang mengguncang Bengkulu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyalurkan anggaran sebesar Rp 4,185 miliar untuk rehabilitasi rumah warga terdampak.
Komandan Satgas Tanggap Darurat Bencana Gempa Bumi Kota Bengkulu, Kolonel Inf Widi Rahman SH MSi, menerangkan, anggaran itu sudah masuk ke rekening BPBD Kota Bengkulu.
Penyalurannya akan dilakukan secara bertahap sesuai pertimbangan pemerintah pusat.
“Untuk tahap awal rencananya 40 % persen. Ini yang diplot untuk 33 rumah rusak berat, 63 rusak sedang, dan 21 rumah yang rusak ringan,” terang Widi Rahman, Kamis (29/5/25).
Dijelaskan Widi, berdasarkan data terakhir yang diterima Posko Satgas, terdata sebanyak 352 rumah warga yang terdampak bencana gempa bumi yang terjadi pada Jumat, 23 Mei 2025 lalu.
“Untuk tahap awal ada 193 rumah diantaranya yang sudah diverifikasi berdasarkan SOP kebencanaan. Dari 193 rumah yang sudah diverifikasi itu, 46 unit rusak berat, 90 rusak sedang, dan 57 rusak ringan,” jelasnya.
Widi menuturkan saat ini masih ada rumah dalam proses verifikasi. Termasuk yang dari 193 unit juga masih akan diverifikasi ulang.
“Bagi rumah yang dikategorikan rusak berat itu bisa langsung direhab sedangkan rumah kategorikan rusak ringan pengerjaannya secara bertahap nantinya,” pungkas Widi. (Red)






