Pemdes Pungguk Pedaro Mulai Perbaikan Rabat Beton Jalan Lingkungan, Akses Warga Diperkuat

2 menit baca

Lebong, Satujuang.com – Pemerintah Desa Pungguk Pedaro, Kecamatan Bingin Kuning, Kabupaten Lebong, melaksanakan titik nol pembangunan rabat beton perbaikan dan peningkatan jalan lingkungan, Selasa (29/9/26).

Pembangunan tersebut memiliki volume 524 meter dengan anggaran Rp144 juta yang bersumber dari Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2026.
Kegiatan pembangunan mencakup jalan lingkungan di Dusun I, II dan III. Pekerjaan dilaksanakan secara swakelola dengan melibatkan masyarakat setempat.

Pjs Kepala Desa Pungguk Pedaro, Yulia Wijayanti, mengatakan pembangunan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah desa memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap akses jalan yang memadai.

“Memang ini kebutuhan masyarakat, baik untuk akses sehari-hari maupun menuju persawahan dan perkebunan warga,” ujar Yulia.

Ia menjelaskan, pelaksanaan pembangunan akan dilakukan sesuai dengan perencanaan dan ketentuan teknis yang telah ditetapkan.
Menurutnya, perhitungan pekerjaan telah mengacu pada hasil perhitungan konsultan.

Pemdes juga akan mengikuti arahan konsultan selama proses pembangunan berlangsung.

“Kita sudah mengikuti hitungan konsultan dan akan tetap mengikuti arahan dari konsultan agar pekerjaan berjalan sesuai rencana,” katanya.

Yulia berharap masyarakat dapat ikut menjaga hasil pembangunan setelah pekerjaan selesai. Ia juga meminta pelaksanaan pembangunan benar-benar memperhatikan spesifikasi teknis yang telah ditentukan.

“Kami berharap pembangunan ini bisa dikerjakan sesuai spek dan hasilnya dapat dijaga bersama oleh masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua BPD Pungguk Pedaro, Suyitno, mengatakan pembangunan peningkatan jalan lingkungan tersebut telah direncanakan sejak awal melalui pembahasan bersama pemerintah desa dan masyarakat.

Menurutnya, kebutuhan pembangunan disampaikan masyarakat melalui masing-masing kepala dusun karena jalan tersebut merupakan salah satu akses utama warga.

“Memang masyarakat membutuhkan pembangunan ini karena menjadi akses utama. Selain itu, tentu untuk memberikan kenyamanan masyarakat dalam berkendara,” kata Suyitno.

Ia menegaskan, BPD mendukung pembangunan tersebut dan akan turut melakukan pengawasan terhadap pelaksanaannya.

“Kami dari BPD setuju dengan pembangunan ini. Kami juga akan turut memantau, melihat dan mengawasi pembangunan agar tetap sesuai dengan spek yang ada,” ujarnya.

Suyitno berharap pembangunan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus mendukung aktivitas warga di tiga dusun.

Sementara itu, Pendamping Desa, Cik Yan, mengingatkan agar pelaksanaan pembangunan tidak hanya mengejar penyelesaian pekerjaan, tetapi juga memperhatikan kualitas hasil pembangunan.

Ia menyebut ada tiga hal yang perlu menjadi perhatian, yakni kualitas, kuantitas dan estetika.

“Pembangunan harus mengutamakan kualitas, kuantitas dan estetika. Jangan sampai pembangunan yang ada tidak sesuai dengan perencanaan dan tidak memiliki estetika dalam peningkatan jalan lingkungan,” singkatnya. (Red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *