Seluma, Satujuang.com – Pemerintah Desa (Pemdes) Talang Beringin, Kabupaten Seluma, terus bergerak menekan angka stunting.
Komitmen ini diwujudkan melalui forum Rembuk Stunting Desa yang digelar di Balai Desa Talang Beringin.
Musyawarah desa ini melibatkan BPD, Tim Penggerak PKK, kader kesehatan, tokoh adat, hingga perangkat desa.
Hadir pula memberikan arahan teknis yakni jajaran Puskesmas Puguk, Camat Seluma Utara, dan Pendamping Desa.
Kepala Desa Talang Beringin, Hengki Irawan, mengapresiasi tingginya kepedulian warga dan para narasumber.
“Kehadiran seluruh pihak menjadi bukti bahwa pencegahan stunting adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya tugas pemerintah desa,” ujar Hengki, Sabtu (1/8/26).
Ia menegaskan, keluarga merupakan garda terdepan dalam pemenuhan gizi dan penerapan pola asuh anak.
Melalui forum ini, Pemdes bersama tenaga kesehatan memetakan empat langkah utama yang wajib dipahami masyarakat:
- Gizi Ibu Hamil: Pemenuhan nutrisi seimbang selama masa kehamilan.
- ASI Eksklusif: Edukasi pentingnya ASI bagi bayi usia 0–6 bulan.
- Sanitasi Lingkungan: Menjaga kebersihan area pemukiman warga.
- Posyandu: Pemantauan tumbuh kembang anak secara berkala.
“Edukasi gizi hingga pemantauan di posyandu harus jadi perhatian bersama agar anak-anak Desa Talang Beringin tumbuh sehat dan cerdas,” tambah Hengki.
Hasil rumusan rembuk desa ini akan dijadikan pijakan utama dalam menyusun program pembangunan desa yang lebih terarah dan berkelanjutan.
Melalui sinergi erat ini, Desa Talang Beringin optimistis mampu mewujudkan desa yang bebas stunting dan melahirkan generasi berkualitas di Kabupaten Seluma. (da)











