Ramah Lingkungan, Panitia Kurban Masjid Nurul Yaqin Blitar Bungkus Daging Pakai Daun Jati

Kota Blitar, Satujuang.com – Panitia Kurban Masjid Nurul Yaqin RW 08 Kelurahan Klampok berkolaborasi bersama umat muslim menyembelih 2 ekor sapi dan 4 ekor kambing, Kamis (28/5/26).

Aktivitas penyembelihan hewan kurban tersebut dilaksanakan secara gotong royong di area belakang Masjid Nurul Yaqin, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar.

Informasi ini disampaikan oleh Panitia Kurban Masjid Nurul Yaqin, Sutanto, saat ditemui jurnalis di lokasi pembagian daging kurban.

“Tahun ini Masjid Nurul Yaqin menyembelih 2 sapi dan 4 kambing sebagai bentuk ibadah serta kepedulian antar sesama,” jelas Sutanto.

Sutanto memaparkan, 1 ekor sapi merupakan hasil arisan rutin jemaah masjid, sedangkan 1 sapi lainnya murni sumbangan dari warga sekitar.

Sementara itu, untuk 4 ekor kambing yang disembelih merupakan titipan kurban dari warga yang ikut serta dalam ibadah tahunan ini.

Pria yang akrab disapa Genik ini secara terbuka mengajak warga untuk mulai aktif mengurangi penggunaan kantong plastik sekali pakai.

Sebagai gantinya, pihak panitia kurban memanfaatkan bahan alami berupa daun jati dan daun pisang yang dinilai jauh lebih ramah lingkungan.

“Konsepnya kita mengurangi plastik, daging dibungkus daun jati lalu atasnya ditutup daun pisang guna menekan tumpukan limbah plastik,” ungkap Genik.

Langkah ini diharapkan bisa melatih masyarakat membiasakan diri membatasi plastik sekali pakai dan beralih ke wadah yang dapat digunakan berkali-kali.

Berdasarkan hasil rekapitulasi panitia, total pemotongan hewan kurban pada perayaan Idul Adha kali ini berhasil mencapai 500 bungkus daging.

Setiap bungkus berisi setengah kilogram daging murni, yang kemudian ditambah dengan potongan tetelan serta tulang hingga beratnya mencapai satu kilogram.

“Alhamdulillah seluruh paket kurban tahun ini didistribusikan merata dan mengover total warga lingkungan Talun di wilayah RW 07 dan RW 08,” tandasnya.

Genik menilai tingkat kesadaran masyarakat untuk beribadah kurban terus mengalami tren kenaikan positif jika dibandingkan dengan capaian pada tahun lalu.

“Semoga tahun berikutnya jumlah hewan kurban semakin bertambah agar esensi berbagi antarwarga di hari raya ini terasa semakin nikmat,” pungkas Genik. (Herlina)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *