Satgas Saber Polda Bengkulu Ungkap Lonjakan Harga Pangan, Daging Ayam dan Cabai Melebihi HET

Satujuang, Bengkulu- Satgas Saber Polda Bengkulu menemukan lonjakan harga pangan, terutama daging ayam dan cabai, melebihi Harga Eceran Tertinggi di lima kabupaten Bengkulu.

Tim Satgas Saber Polda Bengkulu, yang dikomandoi Subdit Indagsi Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus), mengidentifikasi kenaikan harga beberapa komoditas pangan.

Pengecekan dan pemantauan ini dilakukan di lima kabupaten Provinsi Bengkulu pada Jumat (6/2/26).

Direktur Ditreskrimsus Polda Bengkulu, Kombespol Aris Tri Yunarko, melalui Kasubdit Indagsi, AKBP. Herman Sopian, menjelaskan cakupan kegiatan tersebut.

“Hari ini dilaksanakan pengecekan dan pemantauan oleh tim Satgas Sapu Bersih Pelanggaran, Keamanan dan Mutu Pangan yakni di Rejang Lebong, Lebong, Bengkulu Utara, Kaur dan Bengkulu Selatan,” ungkap Herman Sopian.

Sebelumnya, tim Satgas Saber Polda Bengkulu juga telah melaksanakan kegiatan serupa di dua kabupaten dan satu kota Bengkulu pada Kamis (5/2).

Dari hasil pengecekan harga dan stok komoditas pangan, ditemukan adanya kenaikan pada beberapa bahan pokok.

“Harga komoditas di bawah atau sama dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) atau Harga Acuan Penjualan (HAP), kecuali harga bawang putih, cabe rawit merah dan daging ayam,” tegas Kasubdit.

Lonjakan kenaikan harga ini terjadi di Pasar Impres Bintuhan, Kabupaten Kaur, Lebong, dan Bengkulu Selatan.

Harga daging ayam mencapai Rp 45.000 per kilogram.

Bawang merah dan bawang putih masing-masing seharga Rp 40.000.

Sementara itu, cabai merah keriting menembus angka Rp 62.500 per kilogram.

Rata-rata temuan untuk harga komoditas pangan lainnya berupa beras SPHP Rp 12.000/kg dan beras Medium Rp 13.400/kg.

Daging sapi tercatat Rp 140.000/kg, Minyakita Rp 15.700/liter, telur ayam ras Rp 27.500/kg, serta gula konsumsi Rp 17.500/kg.

Tim Satgas Saber Polda Bengkulu terus melakukan sosialisasi terhadap distributor maupun pelaku usaha.

Sosialisasi ini bertujuan agar mereka menjual bahan pokok sesuai dengan HET yang sudah ditetapkan oleh pemerintah.

Harga komoditas pangan di Kota Bengkulu cenderung naik pada beberapa hari terakhir. Fluktuasi harga ini bergantung pada pasokan yang tidak stabil.

Pengawasan pasokan dan harga pangan oleh Satgas Saber Polda Bengkulu akan terus dilakukan.

Langkah ini diintensifkan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Puasa dan Idulfitri untuk memastikan stabilitas pasokan dan harga. (Red/Mik)

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *