Kelola APBD Rp4,29 Triliun, Wali Kota Tekan Skala Prioritas Pemko Batam

Perkiraan Waktu Baca: 2 menit

Satujuang, Batam- Wali Kota Amsakar Achmad menekankan Skala Prioritas Pemko Batam mengelola pembangunan daerah di tengah kesenjangan besar antara aspirasi masyarakat dan kapasitas APBD.

Pernyataan tersebut disampaikan Amsakar dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kecamatan Batuampar di Sentosa Seafood Batam, Kamis (29/1/26).

“Total kebutuhan pembangunan Batam mencapai sekitar Rp9 triliun, sementara kemampuan APBD kita berada di angka Rp4,29 triliun,” ujar Amsakar.

Ia menjelaskan, selisih tersebut harus dikelola bijak melalui penentuan Skala Prioritas Pemko Batam.

Meski dibatasi anggaran, Wali Kota Amsakar Achmad memaparkan optimisme melalui indikator ekonomi makro Batam sepanjang 2025 yang tumbuh impresif.

Terkait hal tersebut, Amsakar tidak menampik adanya tantangan di lapangan, terutama pengelolaan sampah di TPA Punggur.

Kendala teknis akibat penutupan Zona A sempat memicu antrean panjang armada.

Namun, pemerintah bergerak cepat menggunakan Dana Belanja Tidak Terduga (BTT) dan normalisasi operasional di Zona B.

Berkat bantuan dunia usaha senilai Rp3-4 miliar untuk pengerasan jalan akses, operasional kini mulai kembali lancar.

“Alhamdulillah, kondisi mulai terurai berkat kolaborasi,” tegas Amsakar. Ia menambahkan, pengelolaan sampah memerlukan langkah taktis agar layanan publik tidak terganggu.

Selain itu, Skala Prioritas Pemko Batam juga menaruh perhatian khusus pada perbaikan layanan air bersih di 18 kawasan stres air.

Langkah ini dibarengi normalisasi drainase dan pembangunan pompa air untuk meminimalkan titik rawan banjir di wilayah perkotaan.

Di akhir sambutannya, Wali Kota mengapresiasi sinergi antara pemerintah, DPRD, serta dunia usaha yang bahkan turut menyumbang Rp150 miliar untuk pembangunan sekolah rakyat.

“Capaian ini adalah hasil kerja bersama. Kolaborasi ini adalah modal besar bagi Batam untuk melangkah lebih maju,” ucapnya. (NIP)

Komentar