Satujuang, Lebong–Harapan perbaikan jalan provinsi di desa Talang Ratu Kecamatan Rimbo Pengadang yang rusak parah akibat longsor tahun 2024 dipastikan batal.
Dana Rp10 miliar yang disiapkan Pemerintah Provinsi Bengkulu kini dialihkan ke Kabupaten Kaur.
“Kami sudah menyiapkan anggarannya untuk proyek vital ini,” ungkap Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUTR) Provinsi Bengkulu, Tejo Suroso ST, Minggu (26/10/25).
Namun, proses pembebasan lahan yang menjadi tanggung jawab Pemkab Lebong belum juga rampung hingga APBD Perubahan diketuk. Akibatnya, dana tersebut terpaksa dialihkan ke daerah lain agar tidak mengendap sia-sia.
Menurut Tejo, Dinas PUTR sebetulnya bisa segera memulai pekerjaan konstruksi. Hal itu dimungkinkan jika bukti pembayaran ganti rugi lahan sudah lengkap, tanpa perlu menunggu perubahan nama sertifikat.
“Selama bukti pembayaran lunas sudah lengkap, pekerjaan bisa dimulai,” tambahnya.
Karena proses tersebut belum tuntas, anggaran akhirnya digeser sesuai arahan Gubernur. Langkah ini diambil untuk mencegah dana proyek mengendap tanpa kejelasan.
Terkait kemungkinan kelanjutan proyek di tahun 2026, Tejo belum dapat memberikan kepastian.
“Sepanjang pembebasan lahan belum tuntas, kami belum bisa menjadwalkan ulang,” tegasnya.
Dari pihak Pemkab Lebong, Kabid Bina Marga Bustari SSos menjelaskan rumitnya proses.
“Kami tidak bisa gegabah membayar ganti rugi,” terangnya.
Ia menyebut bahwa ada prosedur wajib yang harus dipenuhi. Ini meliputi peta bidang tanah oleh BPN hingga penilaian harga oleh KJPP.
Bustari menambahkan, harga lahan telah disepakati Rp60 ribu per meter. Lokasi yang diperlukan sepanjang 900 meter dengan lebar 10 meter.
Sementara itu, kondisi jalan di Desa Talang Ratu semakin memprihatinkan. Retakan akibat longsor terus melebar, membahayakan pengguna jalan, terutama saat hujan deras.
“Kalau lewat sini kami selalu was-was, apalagi malam hari, karena jurang di samping jalan sangat curam,” kata seorang pedagang sayur keliling yang melintas setiap hari.
Warga berharap pemerintah daerah segera menuntaskan pembebasan lahan. Ini agar perbaikan jalan bisa masuk dalam anggaran tahun depan.











