Suprisman Dicopot dari Kursi Pimpinan DPRD Oleh Partai PAN, Stigma Negatif Janji Politik

Perkiraan Waktu Baca: 2 menit

Satujuang, Bengkulu– Pergantian wakil ketua I DPRD Provinsi Bengkulu dari Suprisman sebagai peraih suara terbanyak dari Partai Amanat Nasional (PAN) pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024, yang diganti dengan Teuku Zulkarnain melahirkan stigma negatif di masyarakat.

Langkah ini memunculkan kritik terhadap komitmen partai dalam menjaga amanah suara rakyat, juga terkait janji politik yang sempat digaungkan di muka publik.

Ditemui wartawan, Suprisman mengaku pergantian tersebut sepenuhnya merupakan keputusan partai. Ia menyebut seluruh proses politik, mulai dari pencalonan hingga pergantian antar waktu (PAW), berada dalam kendali penuh partai politik.

“Dari awal sebelum menjadi kepala daerah atau anggota DPRD, prosesnya melalui partai. Penetapan pemenang itu partai, usulan ke Mendagri juga partai. Jadi kalau saya di-PAW, itu murni kewenangan partai,” kata Suprisman, usai paripurna pada Kamis (7/8/25) kemarin.

Ketika disinggung soal posisinya sebagai peraih suara terbanyak, Suprisman hanya menjawab singkat.

“Yang terbaik menurut partai ya. Kita sudah menjalani selama tujuh atau delapan bulan,” ujarnya.

Pernyataan ini seolah menegaskan bahwa raihan suara terbanyak dari rakyat tidak menjadi jaminan untuk menduduki kursi pimpinan DPRD selama 1 periode.

Lebih jauh, terkait apa alasan partai mencopot dirinya dari kursi pimpinan, Suprisman meminta awak media untuk mengonfirmasi langsung ke pengurus DPW PAN Bengkulu.

“Yang lebih tahu, tanya ke DPW saja. Semoga ke depan PAN akan lebih baik lagi,” pungkas Suprisman yang menunjukkan wajah sedih.

Pergantian ini memunculkan pertanyaan publik tentang sejauh mana partai politik menghargai suara rakyat yang telah diberikan kepada kadernya.

Bagi sebagian kalangan, keputusan PAN ini dianggap sebagai bentuk pengingkaran terhadap mandat pemilih.

Epriya SH MH, anggota DPRD dari Daerah Pemilihan (Dapil) yang sama dengan Suprisman merasa sedih saat diwawancarai terkait dicopotnya rekannya tersebut.

“Pak Suprisman itu orangnya baik, gak neko-neko, tiba-tiba hari ini haduh…sedih, untuk dia sabar ajalah,” ungkap Epriya saat ditanya tanggapannya.

Lebih lanjut Epriya memberikan support kepada Suprisman “Kedepan tetap semangat dan sehat selalu,” pungkasnya. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *