Minyak Global Turun, Komoditas Lain Tunjukkan Tren Beragam

2 menit baca

Jakarta, Satujuang.com – Harga minyak mentah global mengalami penurunan, di mana Minyak mentah Brent melemah 97 sen atau 1,4 persen ke level USD 71,12 per barel.

Sementara West Texas Intermediate (WTI) turun USD 1,10 atau 1,6 persen menjadi USD 67,20 per barel. Selama sepekan, Brent tercatat turun lebih dari 2,5 persen dan WTI melemah 1,2 persen, Jumat (6/12/24).

Keputusan OPEC+ untuk menunda kenaikan produksi minyak hingga April 2025 serta memperpanjang pemangkasan produksi hingga akhir 2026 gagal mendukung harga minyak.

Direktur energi berjangka di Mizuho, Bob Yawger, mengungkapkan lemahnya permintaan minyak global serta potensi peningkatan produksi OPEC+ jika harga naik menjadi faktor yang membebani perdagangan.

Bank of America memperkirakan surplus pasokan akan menekan harga Brent rata-rata ke USD 65 per barel pada 2025, meskipun permintaan diperkirakan tumbuh 1 juta barel per hari pada tahun depan.

Harga Batu Bara Stabil, CPO dan Timah Melemah, Nikel Menguat

Komoditas lain turut menunjukkan pergerakan beragam. Harga batu bara berdasarkan bursa ICE Newcastle tercatat stagnan di level USD 133,25 per ton pada Jumat (6/12).

Sementara itu, harga minyak kelapa sawit (CPO) turun 0,12 persen menjadi MYR 5.132 per ton, menurut data tradingeconomics.

Di pasar logam, harga nikel di London Metal Exchange (LME) naik 0,46 persen menjadi USD 16.047 per ton. Sebaliknya, harga timah melemah tipis 0,05 persen ke level USD 29.151 per ton.

Tren beragam ini mencerminkan dinamika pasar komoditas global yang terus dipengaruhi oleh kondisi ekonomi, kebijakan produksi, dan permintaan dari konsumen utama.(Red/kumparan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *