Bengkulu – Jumlah penduduk miskin di Provinsi Bengkulu berdasarkan data bulan September 2022 turun hingga 14,34 persen atau 292,93 ribu orang.
“Penduduk miskin di Bengkulu berkurang signifikan dibandingkan dengan daerah lain di Indonesia,” ujar Kepala Bidang Statistik Sosial, Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bengkulu Budi Kurniawan, Senin (16/1/23).
Budi mengatakan penduduk miskin Bengkulu berkurang sebesar 0,09 persen poin dibandingkan dengan kondisi September 2021 yang sebesar 14,43 persen atau sebanyak 191,79 ribu orang.
Lanjut Budi, garis kemiskinan per rumah tangga adalah gambaran besarnya nilai rata-rata rupiah minimum yang harus dikeluarkan oleh rumah tangga untuk memenuhi kebutuhannya agar tidak dikategorikan miskin.
“Jadi kategori miskin itu, bila masyarakat Bengkulu per kapita setiap bulannya memiliki pengeluaran bersih di bawah Rp625.652. Jika lebih dari itu tidak masuk kategori miskin,” kata Budi.
Lebih lanjut, per periode Maret 2022 hingga September 2022, jumlah penduduk miskin di daerah perkotaan turun sekitar 1.600 orang, dari 100,69 ribu orang pada Maret 2022 menjadi 99,08 ribu orang pada September 2022.
“Begitu juga di daerah perdesaan berkurang sekitar 2,7 ribu orang dari 196,54 ribu orang pada Maret 2022 menjadi 193,85 ribu orang pada September 2022,” terang Budi.
Kemudian, peranan komoditi makanan terhadap garis kemiskinan jauh lebih besar dibandingkan peranan komoditi bukan makanan.
Makanan terhadap garis kemiskinan pada September 2022 tercatat sebesar 73,19 persen.
“Penyebab kemiskinan periode ini dikarenakan naiknya sejumlah harga bahan pangan, dampak dari naiknya bahan bakar minyak belakangan ini,” ujarnya.
Kendati demikian, Budi mengungkap kenaikan BBM tak berpengaruh besar terhadap upaya pengentasan kemiskinan di daerah, hingga akhirnya jumlah kemiskinan itu sendiri berkurang.
“Jadi lebih dominan yang diupayakan pemerintah terhadap program pengentasan kemiskinan seperti adanya stimulus bantuan sosial dan membaiknya harga komoditas pertanian di daerah,” tandasn Budi. (red)








Komentar