Muscab ke-1, Edi Purnomo Kembali Pimpin Permadani Mijen 2023-2026

Semarang – Persaudaraan Masyarakat Budaya Nasional Indonesia (Permadani) Cabang Kecamatan Mijen, Kota Semarang menggelar Muscab ke-1.

Kegiatan Muscab ini bertempat di Pendopo Kinanthi, Wonolopo, Mijen, Kota Semarang, Sabtu (14/1/23) malam.

Muscab yang kali pertama dilaksanakan oleh Permadani Cabang Kecamatan Mijen ini dalam rangka pemilihan Ketua Permadani Cabang Mijen yang saat ini masih dijabat pelaksana tugas (Plt) yaitu Edi Purnomo.

Sebelumnya, Edi menggantikan R. Subardo, SH yang terpilih menjadi Ketua DPD Permadani Kota Semarang.

Muscab dihadiri penasehat Permadani Cabang Mijen daris. Bambang Supriyono, M.Pd, unsur DPD Permadani Kota Semarang, Sekcam Mijen, perwakilan Permadani Ratualiyan (Semarang Barat, Tugu, Ngaliyan), Permadani Cabang Banyuelang (Banyumanik, Tembalang), Permadani Cabang Gunungpati, keluarga Permadani Bregada 1, 2 dan 3 serta perwakilan masyarakat di luar Permadani.

Muscab diawali dengan penyampaian sepatah kata ketua panitia Muscab, Ngadiman.

Dalam sambutannya, Ngadiman berharap dalam Muscab pemilihan ketua Permadani Cabang Kecamatan Mijen dapat dilaksanakan dengan baik melalui musyawarah, menghindari perpecahan, perselisihan guna mewujudkan persatuan dan kesatuan serta kemajuan Permadani Kecamatan Mijen.

Selain itu Ngadiman berharap dalam bermusyawarah dapat diselesaikan dengan kepala dingin meski ada perbedaan pilihan dalam menentukan ketua.

“Mudah-mudahan acara Muscab Permadani Kecamatan Mijen dapat berjalan dengan baik, lancar, gancar tidak ada halangan satu apapun dari awal hingga akhir nanti,” ucapnya.

Ditegaskan Ngadiman, siapapun yang terpilih menjadi ketua Permadani Cabang Mijen, Ia berharap semua dapat legowo, nyengkuyung dan mendukung sepenuhnya agar Permadani Mijen kedepannya semakin baik, bangkit, maju dan kuncara (terkenal).

Pelaksanaan Muscab diawali dengan penunjukan ketua sidang pleno pertama yang dalam hal ini melalui kesepakatan anggota sidang, menunjuk Luthfi Hakim sebagai ketua sidang didampingi wakil ketua Gati Zulfikar dan sekretaris Nurul Qomariyah.

Selanjutnya, ketua sidang, Luthfi Hakim bersama wakil ketua dan sekretaris membacakan rancangan tata tertib (Tatib) Muscab-1 Permadani Cabang Kecamatan Mijen dengan membacakan pasal-pasal sidang proses pemilihan ketua Permadani Cabang Mijen.

Dari pembacaan tatib sidang pleno pertama disepakati oleh semua unsur sidang yang hadir. Kemudian dilanjutkan dengan penunjukan ketua sidang pleno kedua, sepakat memilih Amanda Subchi sebagai ketua sidang pleno kedua dengan didampingi Ichwani sebagai wakil ketua dan Riboet Budiono sebagai sekretaris.

“Dengan disetujuinya tata tertib Muscab Permadani Cabang Kecamatan Mijen, dengan ini sidang pleno pertama pembacaan tata tertib ditutup,” ucap ketua sidang pleno pertama Luthfi Hakim mengakhiri sidang dengan mengetuk palu sidang dan menyerahkan palu sidang kepada ketua sidang pleno kedua, Amanda Subchi.

Sidang pleno kedua dengan penyampaian laporan pertanggungjawaban pengurus Permadani Cabang Kecamatan Mijen periode 2019-2022 disampaikan Edi Purnomo selaku pelaksana tugas (Plt) Permadani Cabang Mijen dan dilanjutkan dengan pemilihan ketua Permadani Cabang Mijen untuk periode 2023-2026.

Dalam penyampaian laporan pertanggungjawaban ketua Permadani Cabang Kecamatan Mijen, Edi Purnomo mengawali dengan mengajak semua unsur perwakilan Muscab untuk dapat bermusyawarah dengan menjunjung kemartabatan, menjaga kerukunan dan persaudaraan sesuai tatasusila yang ada di Permadani dengan memegang Tri Niti Yogya (hamemayu hayuning sasama/berupaya menciptakan suasana kedamaian/ketentraman lahir batin, dados juruladosing bebrayan ingkang sae/sebagai abdi masyarakat yang baik, sadengah pakaryan sagedta tansah ngremenaken tiyang sanes/setiap perilaku/langkah tindakannya dapat menyenangkan orang lain).

“Dengan Tri Niti Yogya Permadani bahwa kita bersaudara, maka apapun yang saya sampaikan mohon kiranya bisa dipahami dan dimengerti,” ucap Edi Purnomo mengawali penyampaian laporan pertanggungjawaban.

Edi mengatakan, dirinya sebelumnya ditunjuk melanjutkan kepemimpinan dari sebelumnya dijabat R. Subardo, SH yang dalam Muscab DPD Permadani Kota Semarang pada , , didaulat menjadi ketua DPD Permadani Kota Semarang, sehingga dirinya ditunjuk untuk melanjutkan roda kepemimpinan Permadani Cabang Mijen hingga terlaksananya Muscab.

Disampaikan Edi, Permadani Cabang Kecamatan Mijen saat ini telah meluluskan 3 angkatan (bregada) dan satu angkatan lagi akan dilaksanakan wisuda yaitu Bregada 4 yang akan diwisuda pada 28 Januari 2023 dan akan berlanjut dengan penerimaan siswa baru untuk Bregada 5.

Ditambahkan Edi, hingga tahun 2022 anggota keluarga Permadani Cabang Mijen berjumlah 150 orang, dengan rincian, Bregada 1 berjumlah 40 orang, Bregada 2 berjumlah 26 orang, Bregada 3 berjumlah 55 orang dan Bregada 4 berjumlah 28 orang.

Kegiatan lainnya yang telah dilaksanakan di era kepemimpinannya adalah Kirab Budaya yang diselenggarakan di lapangan Mijen dan diikuti oleh 14 kelurahan se-Kecamatan Mijen dengan menampilkan kirab budaya Jawa serta grup Karawitan Permadani Mijen dan dihadiri Kepala Dinas Pariwisata Kota Semarang.

“Dan besok pada 28 Januari 2023 untuk yang kali pertama grup Karawitan Permadani Mijen akan menjadi pengiring dalam prosesi wisuda siswa Bregada 4 yang sebelumnya setiap dalam prosesi wisuda, menyewa grup karawitan di luar Permadani,” kata Edi Purnomo.

Dalam bidang sosial kemasyarakatan, Permadani Cabang Mijen melalui kelompok-kelompok Sangga (nama kelompok setiap bregada/angkatan), untuk saat ini telah melakukan anjangsana kepada anggota keluarga Permadani yang tengah sakit, dengan menjenguk secara bersama-sama serta memberikan taliasih sebagai rasa persaudaraan sesama keluarga Permadani.

Dan yang saat ini masih dalam berproses yaitu dengan pendirian yayasan Sangga Budaya Kinanthi yang masih dalam proses pengurusan badan hukumnya, sehingga diharapkan akan dapat dipergunakan sebagai payung hukum dalam kegiatan Permadani Kecamatan Mijen.

Mengakhiri laporan pertanggungjawaban, Edi berharap akan memunculkan nama selain dirinya.

“Jadi jangan disandingkan untuk ditandingkan. Tapi jadikanlah siapapun yang muncul nanti untuk dijadikan generasi penerus berikutnya,” tandasnya.

“Banyak jalan yang bisa ditempuh untuk kita niati bersama-sama, lillahi ta’ala tanpa memperhitungkan saya dapat apa, namun saya dapat menyumbangkan apa,” imbuh Edi mengakhiri laporan pertanggunjawaban dihadapan peserta sidang yang disetujui dan diterima oleh peserta sidang meski ada satu koreksi bersifat masukan dari unsur perwakilan DPD Permadani Kota Semarang.

Usai pembacaan laporan pertanggungjawaban ketua Permadani Cabang Mijen, ketua sidang pleno kedua Amanda Subchi menskors sidang dengan memberikan waktu kepada 7 formatur untuk bermusyawarah menentukan pilihan untuk menjadi ketua Permadani Cabang Mijen.

Sesuai kesepakatan peserta Muscab, pemilihan ketua Permadani Cabang Mijen dilakukan dengan sistem formatur dari 7 utusan perwakilan yaitu, bregada 1, bregada 2, bregada 3, perwakilan pengurus demisioner dan perwakilan DPD Permadani Kota Semarang.

Dalam proses pemilihan tersebut, ditetapkan dalam sidang pleno kedua, bahwa yang memiliki hak dipilih atau dicalonkan untuk menjadi ketua tidak semua anggota memiliki hak, namun hanya anggota ber-KTP Kecamatan Mijen yang memiliki hak untuk dipilih sebagai ketua. Hal ini dikarenakan banyak anggota Permadani Mijen yang berdomisili di luar Kecamatan Mijen.

Pada kesempatan itu, dijelaskan oleh Ketua DPD Permadani Kota Semarang R. Subardo usai memimpin sidang formatur, terjadi tarik ulur pemilihan yang sangat kuat layaknya injury time atau perpanjangan waktu dalam pertandingan sepak bola, bahkan diwarnai pula dengan layaknya adu pinalti dalam sepak bola, sebab muncul 2 nama calon ketua.

“Telah dimunculkan dua kandidat calon ketua oleh 4 fraksi (perwakilan anggota dari 3 bregada dan pengurus demisioner), yang pertama Pak Edy Purnomo (petahana) dan yang kedua pendatang baru, yaitu Riboet Boediono,” ungkap Subardo saat mengumumkan hasil rapat formatur.

Dari proses sidang formatur, selanjutnya disepakati Edy Purnomo terpilih kembali menjadi ketua untuk memimpin kembali Permadani Cabang Kecamatan Mijen periode 2023-2026.

“Dari proses pemilihan tersebut, hanya selisih 1 suara. Akhirnya Bapak Edy Purnomo yang diberikan amanah untuk memimpin Permadani Cabang Kecamatan Mijen,” tutur Bekel Sepuh Subardo memutuskan hasil musyawarah rapat formatur.

Edy Purnomo, sebagai ketua terpilih dalam sambutannya mengungkapkan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh anggota Permadani Cabang Kecamatan Mijen untuk memimpin kembali Permadani Kecamatan Mijen periode 2023-2026.

“Alhamdulillah, terimakasih, kami ucapkan terima kasih kepada seluruh anggota, atas kepercayaannya kepada saya dipercaya memimpin kembali Permadani Cabang Kecamatan Mijen ini. Semoga dengan dibantu seluruh anggota, saya dapat menjalankan amanah labih baik lagi,” tutup Edi Purnomo mengakhiri proses Muscab ke-1 Permadani Cabang Kecamatan Mijen di Pendopo Kinanthi, Wonolopo, Mijen, Semarang. (red/hdi).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *